Posts Tagged ‘Tempat wisata’

Berkunjung ke Indonesia

Indonesia adalah negara berpenduduk terbesar ke empat di dunia. Terletak di antara benua Asia dan Australia, Indonesia merupakan negara kepulauan yang beriklim tropis. Indonesia terdiri atas 17.000-an pulau-pulau yang terletak di antara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia. Penduduk dan kebudayaannya sangat beragam, karena ada lebih dari dua ratus suku bangsa dan bahasa daerah. Ibukota Indonesia adalah Jakarta.Ada banyak tempat-tempat wisata yang indah di Indonesia. Yang paling terkenal adalah Pulau Bali dan Kota Yogyakarta. Di Pulau Bali wisatawan bisa menikmati keindahan alam, berbagai pura yang terkenal, kerajinan tangan, dan kesenian Bali yang sangat menarik. Sementara itu, di Kota Yogyakarta wisatawan bisa berkunjung ke Candi Prambanan, Kraton Yogyakarta, Candi Borobudur, pantai-pantai yang indah di Gunung Kidul, atau menikmati keindahan alam lereng Gunung Merapi dari Kaliurang.

Tempat-tempat wisata terkenal lainnya di Indonesia antara lain Danau Toba di Sumatera Utara, Kota Bukittinggi di Sumatra Barat, Kota Bandung, Pulau Lombok di Nusa Tenggara Barat, Gunung Bromo di Jawa Timur, Bunaken di Sulawesi Utara untuk menikmati keindahan laut (khususnya terumbu karang, ikan-ikan, dan tumbuhan laut), serta Tana Toraja di Sulawesi Selatan. Bagi yang menyukai petualangan, wilayah Papua dan Kalimantan merupakan tempat yang sangat menantang. Di Papua, kita bisa menemukan hutan tropis yang masih alami dan penduduknya yang sangat tradisional. Gunung tertinggi di Indonesia, Puncak Jaya (5000 meter) terletak di Papua dan terdapat salju di puncaknya. Di Kalimantan, terdapat hutan tropis dan cagar alam untuk melindungi binatang-binatang langka. Cagar alam yang terkenal di Kalimantan adalah Tanjung Puting yang merupakan tempat untuk mlestarikan orang utan.

Ada beberapa referensi tempat –tempat pariwisata terpopuler di Indonesia antara lain yaitu;

10.Pulau Komodo

Pulau Komodo terletak di Nusa Tenggara Barat,yaitu bagian timur Indonesia. Binatang yang tercatat sebagai reptile terbesar, bernama Komodo, berada di pulau ini gan.Tempat ini merupakan lokasi wisata yang bagus bagi wisatawan yang ingin merasakan petualangan alam dengan melihat Komodo.

Komodo ini biasa disebut wisatawan asing sebagai The Real Life Dragons.Bentuk permukaan pulau Komodo juga unik, ada padang gurun, rumput, maupun perbukitan.Sekitar 1200 spesies komodo hidup di pulau ini.

9. TANGKUBAN PERAHU

salah satu gunung yang terletak di provinsi Jawa Barat, Indonesia.Sekitar 20 km ke arah utara Kota Bandung,dengan rimbun pohon pinus dan hamparan kebun teh di sekitarnya, gunung Tangkuban Parahu mempunyai ketinggian setinggi 2.084 meter.Bentuk gunung ini adalah Maar atau perisai yang telah meletus 400 tahun lalu.

Gunung Tangkuban Parahu mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit,hutan Dipterokarp Atas,hutan Montane,dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.Gunung Tangkuban Parahu merupakan Kawasan Gunung merapi yang masih aktif.

Asal-usul Gunung Tangkuban Parahu dikaitkan dengan legenda Sangkuriang,yang dikisahkan jatuh cinta kepada ibunya, Dayang Sumbi.

8. PANTAI PANGANDARAN

Pantai Indah Pangandaran adalah salah satu objek wisata pantai di Jawa Barat.Pantai ini terletak di Desa ,Kecamatan Pangandaran dengan jarak ± 92 km arah selatan kota Ciamis.

* Pantainya landai dengan air yang jernih serta jarak antara pasang dan surut relatif lama sehingga memungkinkan kita untuk berenang dengan aman

* Terdapat pantai dengan hamparan pasir putih dan juga tersedia tim penyelamat wisata pantai

* Terdapat taman laut dengan ikan-ikan dan kehidupan laut yang mempesona

Banyak event unik yang berada di Pangandaran, salah satunya adalah Festival Layang-layang Internasional (Pangandaran International Kite Festival) dengan berbagai kegiatan pendukungnya yang bisa kita saksikan pada tiap bulan Juni atau Juli.

7. TAMAN MINI INDONESIA INDAH

Taman Mini Indonesia adalah suatu miniatur yang memuat kelengkapan Indonesia dengan segala isinya ini dicetuskan oleh Ibu Negara, Siti Hartinah, yang lebih dikenal dengan sebutan Ibu Tien Soeharto. Berbagai macam rumah daerah dan berbagai macam kebudayaan Indonesia terangkum disini, sehingga memudahkan wisatawan untuk melihat overview dari Indonesia.

6. TAMAN IMPIAN JAYA ANCOL

Sebagai kawasan wisata, Taman Impian Jaya Ancol ternyata sudah berdiri sejak abad ke-17. Waktu itu, Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Adriaan Valckenier, memiliki rumah peristirahatan sangat indah di tepi pantai. Seiring perjalanan waktu, kawasan itu kemudian berkembang menjadi tempat wisata.

TIJA merupakan Taman hiburan terbesar di Indonesia. Berbagai Arena hiburan tersedia di kawasan Ancol. Tidak kalah hotel² pun berada di kawasan Ancol untuk melengkapi fasilitas hiburan di Ancol.

5. BUNAKEN

Bunaken adalah sebuah pulau seluas 8,08 km² di Teluk Manado, yang terletak di utara pulau Sulawesi, Indonesia.

Pulau ini merupakan bagian dari kota Manado, ibu kota provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Di sekitar pulau Bunaken terdapat taman laut Bunaken yang merupakan bagian dari Taman Nasional Kelautan Manado Tua. Taman laut ini memiliki biodiversitas kelautan salah satu yang tertinggi di dunia. Selam scuba menarik banyak pengunjung ke pulau ini. Secara keseluruhan taman laut Bunaken meliputi area seluas 75.265 hektar dengan lima pulau yang berada di dalamnya, yakni Pulau Manado Tua, Pulau Bunaken, Pulau Siladen, Pulau Mantehage berikut beberapa anak pulaunya, dan Pulau Naen. Meskipun meliputi area 75.265 hektar, lokasi penyelaman (diving) hanya terbatas di masing-masing pantai yang mengelilingi kelima pulau itu.

4. PANTAI SENGGIGI

Pantai Senggigi adalah tempat pariwisata yang terkenal di Lombok. Letaknya di sebelah barat pesisir Pulau Lombok. Pantai Senggigi memang tidak sebesar Pantai Kuta di Bali, tetapi seketika kita berada di sini akan merasa seperti berada di Pantai Kuta, Bali.

Pesisir pantainya masih asri, walaupun masih ada sampah dedaunan yang masih berserakan karena jarang dibersihkan. Pemandangan bawah lautnya sangat indah, dan wisatawan bisa melakukan snorkling sepuasnya karena ombaknya tidak terlalu besar. Terumbu karangnya menjulang ketengah menyebabkan ombak besarnya pecah ditengah. Tersedia juga hotel-hotel dengan harga yang bervariasi, dari yang mahal sampai hotel yang berharga ekonomis.

3. BOROBUDUR

Borobudur adalah nama sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Lokasi candi adalah kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Candi ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra.

2.DANAU TOBA

Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran luas 100km x 30km di Sumatera Utara, Sumatera, Indonesia. Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir.

Danau Toba sejak lama menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara selain Bukit Lawang dan Nias, menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

1.KUTA (BALI)

Kuta adalah sebuah tempat pariwisata yang terletak di sebelah selatan Denpasar, ibu kota Bali, Indonesia. Kuta terletak di kabupaten Badung.

Daerah ini merupakan sebuah destinasi turis mancanegara yang sangat termasyhur. Di Kuta sendiri banyak terdapat pertokoan, restoran dan tempat permandian serta menjemur diri. Pantai Kuta sering pula disebut sebagai Sunset Beach atau pantai matahari terbenam sebagai lawan dari pantai Sanur. Lapangan Udara I Gusti Ngurah Rai terletak tidak jauh dari Kuta.

Objek Wisata Air di Thailand

Berbelanja & Melancong di Sungai

DAMNOEN Saduak yang berjarak sekitar 100 kilometer dari Kota Bangkok merupakan salah satu pasar air yang paling banyak dikunjungi wisatawan, selain “floating market” Taling Chang, Bang Khu Wiang, Chao Phraya, Thonburi, dan lainnya.* RETNO HY/”PR

THAI Girl Show atau oleh wisatawan Indonesia –bahkan akhirnya diakui oleh masyarakat Thailand– dipelesetkan menjadi tiger show (tari telanjang), tentu bukan menjadi satu-satunya alasan mengapa turis datang ke Thailand. Demikian pula halnya dengan menyaksikan Tiffany Show, kabaret yang dimainkan para waria yang kulitnya lebih mulus daripada wanita Thailand di Pattaya.

Ada sejumlah pelosok di Thailand yang dapat dikunjungi dan menjadi daerah tujuan wisata. Salah satunya adalah wisata berbelanja di sungai yang lebih dikenal dengan floating market atau wisata air. Damnoen Saduak yang berjarak sekitar 100 kilometer dari Kota Bangkok dan Chao Phraya, merupakan dua sungai yang paling banyak disusuri wisatawan. Namun, ada juga floating market lainnya seperti Taling Chang, Bang Khu Wiang, Thonburi, dan lainnya.

Kenapa Damnoen Saduak? Suasana yang masih tradisional dengan kehidupan sehari-hari masyarakat di pinggiran sungai Saduak merupakan suatu hal yang menarik. Selain itu, perilaku pedagang saat menawarkan barang dagangan di atas sungai dengan menggunakan sampan, memaksa wisatawan untuk turut terlibat bertransaksi. Para pembeli tentunya harus menggunakan sampan juga dengan ongkos 100 bath (atau sekitar Rp 33.000,oo, kurs 1 Bath Rp 330,00) per orang.

Ada banyak buah-buahan Thailand yang terkenal sangat besar-besar seperti jambu air, pepaya, pisang, jambu batu, dan lainnya yang ditawarkan. Demikian pula olahan buah-buahan untuk dijadikan oleh-oleh semisal keripik durian, manisan asam, buah longan kering, juhi pedas, serta khanom (kue-kue khas Thailand).

Selain makanan, sutra Thai, katun, nielloware, kerajinan dari perak, perunggu, dan keramik juga banyak ditawarkan. Termasuk makanan khas Thailand celadon dan pewter. Meski lama memilih dan menawar, para pedagang dengan menggunakan alat bantu kalkulator begitu sabar dan sopan melayani. Menurut Macharo, penyedia sampan, suasana floating market di Damnoen Saduak tidak pernah sepi oleh aktivitas warga. Pun dengan kunjungan wisatawan yang setiap harinya mencapai tidak kurang dari 500 orang.

Selain Damnoen Saduak, wisatawan juga dapat mengunjungi floating market di Sungai Chao Praya yang merupakan sungai terbesar di Thailand dan membelah negeri gajah putih ini. Sungai ini merupakan gabungan dari empat sungai yang terbentang dari utara ke selatan sepanjang 370 km melewati 10 provinsi di Thailand dan membelah Bangkok menjadi dua bagian, ibukota lama dan ibukota baru.

Menyisir sungai ini bisa menggunakan perahu dengan tarif 200 bath (sekitar Rp 66.000,00) per orang. Selain berbelanja, kita juga dapat mengunjungi situs wisata di sepanjang sungai. Salah satunya adalah Prangs of Wat Arun, kuil terbesar di Thailand. Seperti di Borobudur, pengunjung bisa menaiki kuil meski tidak sampai puncak. Dari ketinggian sekitar 25 meter, terpampang pemandangan indah pesisir Sungai Chao Praya.

Sekitar 1 km dari Wat Arun, kita memasuki kawasan floating market Chao Praya. Berbeda dengan di Damnoen Saduak, di sini jumlah pedagang berperahu lebih banyak. Dalam menjajakan dagangannya, mereka tidak hilir mudik atau di pinggiran sungai, tetapi ditengah-tengah sungai. Selain itu, para penjual sangat agresif menjajakan dagangannya. Begitu pera-hu wisatawan datang, mereka langsung mendekat dengan kecepatan tinggi.

Jika merasa tertarik, transaksi bisa langsung dilakukan. Jangan segan menawar karena harga yang ditawarkan lebih mahal dari pasar tradisional di Wat Arun. Sekitar 200 meter dari pasar terapung ke arah hulu Sungai Chao Phraya, perahu berhenti di depan sebuah kuil, The Temple of The Emerald Buddha. Di depan patung Buddha raksasa, memberi makan ikan patin menjadi suguhan atraksi bagi wisatawan.

Ya, pinggiran sungai di depan The Temple of The Emerald Buddha merupakan “rumahbagi ribuan ikan patin. Pemilik perahu menyediakan roti seharga 20 bath (Rp 6.600,00) sebagai makanan ikan. Begitu dilempar ke sungai, ikan-ikan patin bermunculan ke permukaan. Mereka berebut potongan roti tawar itu. Ukuran ikan-ikan itu beragam. Rata-rata sebesar lengan orang dewasa.

Menurut cerita, ikan-ikan itu memang dibiarkan hidup. Warga sekitar memegang teguh kepercayaan untuk tidak menangkap, apalagi makan ikan patin tersebut. “Ada cerita, dulu ada warga yang makan ikan ini. Tapi, satu keluarga kemudian sakit,” ujar Angnuh.

Prosesi memberi makan ikan patin ini termasuk yang digandrungi wisatawan ketika di Bangkok. Agen wisata pun menjadikannya sebagai tujuan wajib bagi wisatawan. Dari Sungai Chao Praya juga bisa menikmati indahnya The Majestic Grand Palace, istana Raja Thailand Bhumibol Adulyadej.

Bisnis wisata memang sudah mengaliri seluruh denyut kehidupan warga Thailand. Pemerintahnya pun tidak tanggung-tanggung dalam memberikan kemudahan dan sokongan. Belanja di atas sungai dan memberi makan ikan patin pun menjadi daya tarik bagi wisatawan. (Retno HY/”PR”)

read more : http://aingkumaha.blogspot.com/2008/05/objek-wisata-air-di-thailand.html

SEOUL


Tengok saja contoh beberapa kota di Asia dan Australia yang menarik. Untuk Asia, pilihan yang mungkin belum banyak dilirik adalah Korea, khususnya Seoul. Ibukota negara yang semalfin populer menjadi ternpat tujuan wisata ini menjadi etalase betapa bersemangatnya pemerintah Korea Selatan meningkatkah kualitas pariwisatanya.
Seoul merupakan sebuah kota yang tak pernah sepi dari berbagai acara. Ada saja pertunjukan-pertunjukkan baik yang kelas lokal maupun internasional. Dikenal antara lain sebagai kota kebudayaan, Seoul memiliki berbagai festival yang terkenal, di antaranya festival kembang api, festival makanan, dan fes¬tival seni.
Menyimak Seoul lebih dekat, pengunjung akan melihat pembauran antara budaya tradisional dan modern. Gedung-gedung modern yang menjulang tinggi, kecanggihan teknologi, industri film yang meluas, menyatu harmonis dengan bangunan istana kuno, kuil, dan benteng masa lampau.
Salah satu wisata sejarah yang dapat Anda kunjungi di Seoul adalah istana Gyeongbokgung, yang dulunya merupakan tempat kaisar melakukan kegiatan-kegiatan penting pemerintahan. Di belakang istana ini, terdapat taman yang asri dengan susunan batu yang tradisional dan bunga yang indah. Berwisata ke istana kuno, selain untuk mengetahui sejarah dapat juga memanjakan mata dengan pemandangan yang indah.
Selain itu, simbol wisata dari Seoul lainnya adalah Sungai Han. Sungai yang panjang ini tepinya ditata dengan apik untuk tujuan wisata. Area wisata Sungai Han meliputi tempat olahraga, areal bersepeda di sepanjang tepi sungai, dan taman keluarga. Tak ada sampan yang ber-serakan di sungai tersebut sehingga pemandangan yang ada sangat indah. Pengunjung juga bisa bermain air di sana, Ada pula jasa kapal ferry yang siap mengantar pengunjung menikmati tamasya sungai Han.
Sebagai pilihan tempat untuk berbelanja, silakan berkunjung ke pasar Dongdaemun. Mulai dari pakaian hingga hewan peliharaan, semuanya tersedia di sini. Kawasan Dongdaemun merupakan tempat yang selalu ramai, karena ada beberapa toko yang membuka gerainya hingga 24 jam, atau ada pula yang baru membuka toko pada pukul 21.00 hingga pukul 01.00 waktu setempat. Walaupun merupakan pasar semi tradisional, namun pengunjung tidak perlu takut bau dan becek, karena kebersihan di tempat ini sangat terjaga.
Selain itu, kamu juga bisa berbelanja di Namdaemun market, Pasar Namdaemun adalah pasar besar di Seoul, Korea Selatan..Pasar ini terletak di sebelah Namdaemun, yang berarti “Great South Gate,” dan merupakan gerbang selatan utama ke kota tua..Lokasi pasar dalam jarak 10 menit berjalan kaki dari stasiun metropolitan Seoul dan bahkan lebih dekat dengan kereta bawah tanah (Stasiun Hoehyeon, Jalur 4).
Pasar Namdaemun adalah salah satu pasar berjalan tertua di Korea Selatan, dan merupakan pasar eceran terbesar di Seoul . Untuk menuju pasar, kita bisa menggunakan sepeda motor. Untuk menuju pasar juga dapat menggunakan  kereta bawah tanah atau bus.
Sebagian besar toko di dalam  pasar, tetapi ada banyak toko yang berjajar di jalanan. Banyak pengecer membeli barang-barang, terutama pakaian, dengan harga grosir di Namdaemun. Para pengunjung namdaemun itu sendiri kebanyakan orang asing.
Jangan lupa juga mengunjungi Menara Seoul. Pada masa kerajaan, menara ini digunakan sebagai pos pengamatan militer. Kini, Menara Seoul merupakan salah satu menara tertinggi di Korea Selatan. Dari puncak menara, pengunjung bisa melihat pemandangan seluruh Seoul.

Istana Hiroshima

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Menara utama Istana Hiroshima dan parit dalam

Hiroshima Castle (広島城 Hiroshima-jō?) atau sering disebut istana ikan Koi (鯉城 rijō?) adalah istana yang terletak di kota Hiroshima,Prefektur HiroshimaJepang.

Pertama kali dibangun pada tahun 1589, Istana Hiroshima merupakan pusat kekuasaan daimyo wilayah han Hiroshima. Bom atom yang dijatuhkan di kota Hiroshima pada tanggal 6 Agustus 1945 menghancurkan seluruh bangunan istana. Istana yang ada sekarang merupakan replika yang dibangun pada tahun 1958 dan berfungsi sebagai museum sejarah Hiroshima periode sebelum Perang Dunia II.

Menara utama yang berwarna hitam seperti warna ikan koi atau parit di sekeliling istana yang banyak terdapat ikan koi menjadi alasan Istana Hiroshima dikenal sebagai istana ikan koi.

Tim bisbol kebanggaan Hiroshima bernama Hiroshima Tōyō Carp karena Carp dalam bahasa Inggris berarti ikan Koi .

Istana Hiroshima dibangun di atas tanah delta yang lembek, distribusi bobot tembok batu yang harus merata memerlukan teknik khusus. Bangunan istana yang asli dibangun dari kayu dan selesai sekitar tahun 1592 atau tahun 1599.

Konstruksi

Lantai atas tembok batu bangunan Honmaru yang terdiri dari dua tingkat menjadi runtuh akibat perbaikan yang dilakukan oleh Fukushima Masanori. Hasil perbaikan yang gagal oleh Fukushima Masanori masih bisa dilihat sekarang ini.

Sejarah

Zaman Sengoku

Pembangunan istana dimulai pada tahun 1589 oleh pemimpin klan Mōri yang bernama Mōri Terumoto. Istana dibangun di lokasi yang bernama Gokamura di delta sungai Ōta. Lokasi istana dianggap strategis karena sungai dapat dijadikan sebagai sarana transportasi.

Istana Yoshidakōriyama di kota Akitakata yang pernah menjadi pusat kekuasaan klan Mōri merupakan istana di atas gunung (yamajiro) dengan pertahanan yang tidak dapat ditembus walaupun berkali-kali pernah diserang musuh. Di zaman Sengoku yang diwarnai perang perebutan wilayah, Istana Yoshidakōriyama terletak di lokasi yang strategis bagi klan Mōri karena letaknya di tengah-tengah daerah San-in dan Sanyō.

Keadaan politik dalam negeri Jepang menjadi stabil di tahun terakhir era Tenshō dan klan Mōri telah menjadi penguasa (taishu) 9 provinsi di wilayah Chugoku senilai 1.200.000 koku, tapi pekerjaan mengurus pemerintahan mulai berkurang. Istana Yoshidakōriyama berada di gunung di lokasi terpencil yang tidak cocok sebagai pusat perdagangan sehingga klan Mōri berniat untuk pindah. Klan Mōri memilih lokasi dataran rendah di pinggir laut untuk membangun kota istana sebagai pusat transportasi di Laut Pedalaman Seto yang merupakan jalur perdagangan. Pendapat lain mengatakan rencana pembangunan istana di dataran rendah sudah dipikirkan oleh kakek Mōri Terumoto yang bernama Mōri Motonari.

Pembangunan istana merupakan proyek besar dengan tahap pertama berupa pengurukan busung pasir di sungai dan pengerukan bagian tanah yang berair untuk membuat parit. Konstruksi istana menggunakan model istana abad pertengahan dengan mencontoh Istana Osaka. Susunan bangunan mengikuti model rumah kediaman resmi Toyotomi Hideyoshi diKyoto yang bernama Jurakudai.

Ketika istana dibangun, Toyotomi Hideyoshi sedang melancarkan perang penaklukan Joseon yang disebut Perang Tujuh Tahun. Toyotomi Hideyoshi ingin menjadikan Istana Hiroshima sebagai garis belakang invasi ke Joseon dan membantu dalam soal teknik pembangunan istana. Penasehat pribadi Hideyoshi yang bernama Kuroda Josui diutus untuk membantu pembangunan istana. Ada cerita yang mengatakan Hideyoshi sendiri datang menginap di Hiroshima untuk mengawasi pembangunan istana. Dua menara kecil kabarnya dibangun di sebelah selatan dan timur menara utama.

Pembangunan istana berhasil diselesaikan pada tahun 1599. Sewaktu baru saja selesai, kemegahan istana kabarnya bisa menjadi saingan Istana Osaka, tapi sayangnya bentuk bangunan sebelum dirombak oleh Fukushima Masanori tidak diketahui secara pasti.

Zaman Edo

Istana Hiroshima beberapa tahun sebelum hancur akibat bom atom

Istana Hiroshima pindah tangan ke Fukushima Masanori setelah wilayah kekuasaan klan Mōri dirampas oleh Tokugawa Ieyasu akibat kalah dalamPertempuran Sekigahara. Klan Mōri dipindahkan ke dua provinsi Bōchō (provinsi Suō dan Nagato) (wilayah han Chōshū).

Pada tahun 1619, Fukushima Masanori menerima hukuman pemecatan karena melakukan perbaikan istana yang rusak akibat banjir tanpa seizinKeshogunan Tokugawa. Fukushima Masanori dipindahkan ke Kawanakajima di provinsi Shinano dan Asano Nagaakira dari provinsi Kii Wakayamaditunjuk sebagai penguasa istana yang baru. Dimulai dari Asano Nagaakira, klan Asano menjadi penguasa Hiroshima selama 12 generasi atau sekitar 250 tahun. Penguasa wilayah han Akō bernama Asano Takumi no kami yang menjadi latar belakang peristiwa Chūshingura merupakan percabangan dari klan Asano.

Istana Hiroshima dulunya merupakan istana yang sangat luas di masa pemerintahan han Hiroshima. Parit dalam, parit tengah dan parit luar berada dalam radius 1 kilometer dari bangunan istana. Istana yang terlihat sekarang ini luasnya sudah sangat berkurang setelah parit luar diuruk pada tahun 1911 dan parit tengah teruruk dengan puing-puing bangunan setelah ledakan bom atom.

Di dalam kota Hiroshima sekarang ini masih bisa ditemui nama tempat dengan akhiran hori (堀 ?, parit) seperti Hatchōbori dan Yagenbori. Hatchōbori terletak sekitar hachi (八 ?, delapan) chō (sekitar 880 meter) di bagian timur parit luar. Taman Jepang bernama Shukkeien yang terletak disebelah timur Istana Hiroshima, dulunya masih berada di dalam lingkungan istana.

Bagian selatan parit luar sekarang menjadi jalan raya Aioi-dōri yang membujur dari timur ke barat. Persimpangan Kamiya-chō nishi (depan SogōHiroshima) dulunya merupakan lokasi pintu gerbang utama istana. Jalan raya Shirokita-dōri dulunya merupakan ujung sebelah utara istana. Air untuk mengaliri parit luar diambil dari sungai Hongawa (sungai Kyū-ōtagawa) dekat jembatan Misasabashi.

Daftar daimyō penguasa Istana Hiroshima
  1. Mori Terumoto (1591-1600)*menerima 1.120.000 koku
  2. Fukushima Masanori (1600-1619), menerima 498.223 koku
  3. Asano Nagaakira (1619-1632), menerima 426.500 koku**
  4. Asano Mitsuakira (1632-1672)
  5. Asano Tsunaakira (1672-1673)
  6. Asano Tsunanaga (1673-1708)
  7. Asano Yoshinaga (1708-1752)
  8. Asano Munetsune (1752-1763)
  9. Asano Shigeakira (1763-1799)
  10. Asano Narikata (1799-1830)
  11. Asano Naritaka (1831-1858)
  12. Asano Yoshiteru (1858-1858)
  13. Asano Nagamichi (1858-1869)
  14. Asano Nagakoto (1869-1869)

*Tahun didalam tanda kurung adalah tahun berkuasa di Istana Hiroshima dan bukan tahun masa hidup
**Daimyo setelah Asano Nagaakira semuanya menerima 426.500 koku

Zaman Meiji hingga berakhirnya Perang Dunia II

Pada tahun 1871, Garnisun Kyushū yang merupakan satu dari enam garnisun yang dibentuk militer Jepang ditempatkan di dalam istana. Peran Hiroshima semakin penting sebagai kota militer setelah Garnisun Kyushū ditingkatkan menjadi Garnisun Hiroshima di tahun 1873. Fasilitas militer seperti resimen ke-11 pasukan infantri dan sekolah taruna angkatan darat Hiroshima juga berada di dalam lingkungan istana.

Di masa Peperangan Jiawu, markas besar angkatan perang kekaisaran Jepang (Daihonei) pindah untuk sementara ke dalam lingkungan istana karena letak Tokyo yang terlalu jauh dari medan pertempuran. Dari tanggal 15 September 1894 hingga 27 April 1895Kaisar Meiji tinggal untuk sementara di Hiroshima. Parlemen kekaisaran Jepang juga pindah untuk sementara ke dalam lingkungan istana. Sampai berakhirnya Peperangan Jiawu, Hiroshima sebenarnya sempat menjadi ibu kota Jepang walaupun hanya beberapa bulan.

Di dalam lingkungan istana masih bisa dilihat situs bersejarah bekas markas besar angkatan perang kekaisaran Jepang. Letak Hiroshima dianggap strategis untuk relokasi markas komando karena jalur kereta api Sanyō sudah sampai ke Hiroshima pada bulan Juni 1894 dan kapal perang ukuran besar dapat merapat di pelabuhan Ujina (sekarang Pelabuhan Hiroshima).

Pada tahun 1931, menara utama istana ditetapkan pemerintah sebagai pusaka nasional Jepang. Pada tanggal 6 Agustus 1945 pukul 08:15 pagi, bangunan istana terbakar habis akibat bom atom. Sisa-sisa bangunan istana tidak dapat dikenali, walaupun ada kesaksian yang mengatakan bahan bangunan dari istana dipakai oleh warga kota yang mengalami kesulitan hidup. Lokasi istana ditetapkan sebagai situs bersejarah pada tanggal 31 Maret 1953.

Bangunan yang ada sekarang

Ninomaru

pintu gerbang Omotegomon

Di dalam lingkungan Istana Hiroshima hanya terdapat beberapa bangunan:

  • Menara utama
Replika menara utama terbuat beton yang meniru tampak luar bangunan menara utama yang asli. Menara dibangun sehubungan dengan penyelenggaraan pameran pemulihan kota Hiroshima di tahun 1958. Bangunan terdiri dari 5 lantai dengan ketinggian 26,6 meter diatas batu fondasi yang berketinggian 12,4 meter di atas permukaan tanah.
  • Menara pengawas (Ninomaru Hirayagura, Tamon yagura, Taiko yagura) dan pintu gerbang Omotegomon
Semuanya merupakan replika bangunan dari kayu yang selesai dibangun pada tahun 1994.
Kuil Shinto yang menempati bekas Honmaru dan banyak dikunjungi orang yang melakukan Hatsumode di awal tahun baru.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.