<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Proud of Our Asia :)</title>
	<atom:link href="http://loveourasia.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://loveourasia.wordpress.com</link>
	<description>because, our asia is unbeatable</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Mar 2010 10:39:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='loveourasia.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/0cd42aaa844c1b26471604bb02c78a99?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Proud of Our Asia :)</title>
		<link>http://loveourasia.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://loveourasia.wordpress.com/osd.xml" title="Proud of Our Asia :)" />
	<atom:link rel='hub' href='http://loveourasia.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Keunikan Makanan Indonesia</title>
		<link>http://loveourasia.wordpress.com/2010/03/13/keunikan-makanan-indonesia/</link>
		<comments>http://loveourasia.wordpress.com/2010/03/13/keunikan-makanan-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 10:39:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhito</dc:creator>
				<category><![CDATA[Arsip Kelompok]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://loveourasia.wordpress.com/?p=105</guid>
		<description><![CDATA[KULINER Indonesia memiliki banyak variasi bahan makanan, teknik pengolahan, dan bumbu. Bagi juru masak, mengolah menu Nusantara merupakan tantangan. Gerusan modernisasi sedikit banyak menggeser pola makan kita. Ditambah serbuan makanan cepat saji yang bisa kapan saja dan mudah dinikmati. Perlahan tapi pasti, tren pola makan masyarakat telah kembali ke santapan tempo dulu. Sous Chef Hotel [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=loveourasia.wordpress.com&amp;blog=11933693&amp;post=105&amp;subd=loveourasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KULINER</strong> Indonesia memiliki banyak variasi bahan makanan, teknik pengolahan, dan bumbu. Bagi juru masak, mengolah menu Nusantara merupakan tantangan.</p>
<p>Gerusan modernisasi sedikit banyak menggeser pola makan kita. Ditambah serbuan makanan cepat saji yang bisa kapan saja dan mudah dinikmati. Perlahan tapi pasti, tren pola makan masyarakat telah kembali ke santapan tempo dulu.</p>
<p>Sous Chef Hotel Novotel Semarang Aris Untung Wibowo mengungkapkan, di Kota Semarang, tren pola makan telah berubah. Kini, masyarakat lebih memilih menikmati makanan Nusantara. Pergeseran ini dipengaruhi maraknya restoran yang menghadirkan makanan khas Indonesia. Bukan hanya restoran yang mengusung makanan khas Indonesia, sejumlah hotel pun tidak mau kalah. Di dalam daftar menu, kerap terselip menu khas Tanah Air.</p>
<p>&#8220;Suatu tantangan tersendiri memasak makanan Indonesia dibandingkan makanan internasional. Sebab, memasaknya membutuhkan lebih banyak bumbu serta kesabaran,&#8221; kata Aris.</p>
<p>Sebagai contoh, menu soto. Lupa memasukkan salah satu bumbu saja, rasanya pasti berbeda. Sebaliknya, jika terlalu &#8220;bereksperimen&#8221; dengan cara menambahkan bumbu, rasa yang tersaji juga akan berbeda.</p>
<p>Selain tepat menangkar bumbu, kesabaran saat memasak pun harus terlatih. Beberapa menu memang membutuhkan waktu cukup lama untuk mengolahnya. Aris mencontohkan menu opor ayam. Ada beberapa tahapan yang mesti dilalui dan dilakukan secara perlahan untuk menghasilkan opor ayam yang lezat. &#8220;<em>Step by step</em>cara pembuatan harus dilakukan dan tidak bisa dilewati. Proses ini juga sekaligus melatih kesabaran. Saat ingin mengentalkan opor, kita harus sabar karena mengaduk-aduknya mesti dilakukan perlahan- lahan. Tidak bisa asal mengaduk saja,&#8221; tutur Aris.</p>
<p>Setelah selesai dimasak, sensasi rasa makanan Indonesia sangat bervariasi. Lidah akan mengecap rasa gurih dari santan kelapa ataupedas merica. Masih ada sentuhan rasa manis dari campuran gula pasir maupun gula jawa. Perpaduan rasa ini dijamin mengundang rasa penasaran untuk bersantap.</p>
<p>Keistimewaan lain makanan Indonesia adalah cara penyajian makanan yang unik. &#8220;Keunikan cara penyajian menjadi daya tarik untuk memikat konsumen,&#8221; sebut Operational Manager Restoran Sambara Bobby Siswara. Sambara menyajikan beragam makanan asal tanah Pasundan, baik yang masih eksis maupun yang mulai jarang di tengah masyarakat.</p>
<p>Cara penyajian yang unik terlihat pada menu nasi songsong atau nasi claypot. Bahan pembuat, seperti beras atau beras ketan, dicampur dengan bumbu-bumbu lain ditambah oncom. Setelah semua tercampur, dimasukkan ke dalam bambu, lalu dibakar hingga matang.</p>
<p>Keragaman dan keunikan makanan khas Indonesia dianggap tantangan oleh para juru masak. Chef Hotel Horison Semarang Andri Juni Arifin menyebutkan, bahan-bahan yang digunakan untuk memasak makanan Indonesia terkadang sulit ditemukan lagi di pasaran. &#8220;Sebagai contoh, untuk membuat ganjel rel, kita harus menggunakan tepung gaplek. Bahan ini agak susah didapatkan,&#8221; ujar Andri.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/loveourasia.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/loveourasia.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/loveourasia.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/loveourasia.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/loveourasia.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/loveourasia.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/loveourasia.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/loveourasia.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/loveourasia.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/loveourasia.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/loveourasia.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/loveourasia.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/loveourasia.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/loveourasia.wordpress.com/105/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=loveourasia.wordpress.com&amp;blog=11933693&amp;post=105&amp;subd=loveourasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://loveourasia.wordpress.com/2010/03/13/keunikan-makanan-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/87d780d1bda53625cb486abd97991737?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Akhito</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SUSHI</title>
		<link>http://loveourasia.wordpress.com/2010/03/12/sushi/</link>
		<comments>http://loveourasia.wordpress.com/2010/03/12/sushi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Mar 2010 11:54:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhito</dc:creator>
				<category><![CDATA[Arsip Kelompok]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://loveourasia.wordpress.com/?p=103</guid>
		<description><![CDATA[Nggak bisa dipungkiri, sushi adalah salah satu jenis makanan yang sedang ngetrend saat ini. Sushi semakin mudah didapatkan, baik di resto-resto sushi yang bertebaran di mana-mana, gerai-gerai sushi di food court, sampai di supermarket sekalipun. Makan sushi telah menjadi bagian dari gaya hidup anak muda saat ini, seperti makan hotdog atau hamburger dua puluh tahun yang lalu. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=loveourasia.wordpress.com&amp;blog=11933693&amp;post=103&amp;subd=loveourasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nggak bisa dipungkiri, sushi adalah salah satu jenis makanan yang sedang <em>ngetrend</em> saat ini. Sushi semakin mudah didapatkan, baik di resto-resto sushi yang bertebaran di mana-mana, gerai-gerai sushi di <em>food court</em>, sampai di supermarket sekalipun. Makan sushi telah menjadi bagian dari gaya hidup anak muda saat ini, seperti makan hotdog atau hamburger dua puluh tahun yang lalu.</p>
<p>Bisa jadi yang terbayang olehmu saat mendengar kata “sushi” adalah ikan mentah yang amis dan<em>anyep</em> (Jawa: dingin). Memang benar, sushi seringkali terdiri dari ikan mentah, tapi nggak hanya sebatas itu. Mau tau lebih banyak?</p>
<p><strong>Sejarah ribuan tahun</strong></p>
<p>Kata sushi sendiri sebenarnya merujuk pada nasi yang dibumbui, yang menjadi bahan dasar “sushi” yang kita kenal. Ikan mentahnya sendiri, lebih tepat disebut <strong>sashimi</strong>. Tapi sekarang ini, secara umum<strong>sushi</strong> adalah potongan makanan yang terdiri dari ikan (biasanya mentah) di atas nasi yang diberi sedikit cuka dan bumbu lainnya. Seringkali juga dibubuhi <strong>nori</strong> alias lembaran rumput laut, yang awalnya berguna untuk memegang agar tangan nggak lengket.</p>
<p><a id="more-214"></a><br />
Kalau kita mengatakan sushi berasal dari Jepang, ternyata hal itu nggak sepenuhnya benar. Hampir dua ribu tahun yang lalu, di daratan Cina orang sudah mengkonsumsi ikan mentah yang diawetkan dengan nasi. Yaitu dengan membiarkan ikan bersama nasi sampai nasi itu terfermentasi dan mengeluarkan zat yang dapat mengawetkan ikan. Ada pula yang mengatakan bahwa cara yang sama juga dikenal di Indocina.</p>
<p>Pada abad ketujuh cara ini mulai dikenal di Jepang, tetapi baru pada abad ketujuhbelas Matsumoto Yoshiichi mulai menjual ikan dengan nasi yang diberi cuka, sebagai cikal bakal sushi yang kita kenal sekarang. Saat ini sushi lebih menjadi makanan cepat saji atau kudapan.</p>
<p><strong>Nggak hanya digulung</strong></p>
<p>Bentuk penyajian sushi yang paling umum tentunya yang digulung (<em>rolls</em>), yang dalam bahasa Jepang disebut <strong>makizushi</strong>. Gulungan ini terdiri dari nasi sushi, nori, serta ikan dan/atau sayuran. Ada yang disebut <strong>hosomaki</strong> alias gulungan kecil dengan nori di sisi luar, di mana satu porsi biasanya berisi sekitar enam potong. Ada pula <strong>uramaki</strong>, gulungan ukuran sedang dengan nori di dalam, yang biasanya terdiri dari enam atau delapan potong per porsinya. Sementara <strong>futomaki</strong> alias gulungan besar dengan nori di dalam ataupun di luar, satu porsi berisi sekitar empat potong.</p>
<p>Masih digulung, ada yang disebut <em>handroll</em> atau <strong>temakizushi</strong>. Sushi yang dibuat dari nori yang digulung berbentuk corong ini pun berisi nasi sushi dan ikan serta sayur-sayuran. Temaki biasanya dijual satuan, tapi juga relatif mudah dibuat sendiri karena nggak perlu mencetak dan menggulung nasi.</p>
<table border="0" cellspacing="10">
<tbody>
<tr>
<td valign="top"><img src="http://1.1.1.2/bmi/farm1.static.flickr.com/49/186331339_f713fcd836_m_d.jpg" alt="hosomaki" /></p>
<p><strong>Hosomaki</strong></p>
<p><a href="http://flickr.com/photos/ricepot/186331339/">Photo</a> by <a href="http://flickr.com/photos/ricepot/">The Food Pornographer</a></td>
<td valign="top"><img src="http://1.1.1.5/bmi/farm1.static.flickr.com/65/173602769_7782e06ad1_m_d.jpg" alt="futomaki" /></p>
<p><strong>Futomaki</strong></p>
<p><a href="http://flickr.com/photos/stuart_spivack/173602769/">Photo</a> by <a href="http://flickr.com/photos/stuart_spivack/">Stuart Spivak</a></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top"><img src="http://1.1.1.1/bmi/farm1.static.flickr.com/17/21067660_178697c555_m_d.jpg" alt="uramaki" /></p>
<p><strong>Uramaki</strong></p>
<p><a href="http://flickr.com/photos/kurai/21067660/">Photo</a> by <a href="http://flickr.com/photos/kurai/">Kurainisei</a></td>
<td valign="top"><img src="http://1.1.1.5/bmi/farm1.static.flickr.com/149/364938073_30086db149_m_d.jpg" alt="temakizushi" /></p>
<p><strong>Temakizushi</strong></p>
<p><a href="http://flickr.com/photos/chrysophylax/364938073/">Photo</a> by <a href="http://flickr.com/photos/chrysophylax/">Chrysophylax</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Sementara bentuk yang paling pertama dipopulerkan dan masih populer hingga sekarang adalah<strong>nigirizushi</strong>. Cara membuatnya adalah dengan membentuk segumpal nasi sushi sebesar ibu jari. Di atasnya diletakkan potongan ikan seperti tuna (<em>maguro</em>) atau salmon (<em>shake</em>), tapi bisa juga udang (<em>ebi</em>), belut (<em>unagi</em>), cumi, gurita atau telur dadar (<em>tamago</em>).</p>
<p>Masih bersaudara dengan nigiri, ada <strong>gunkan nigiri</strong>. <em>Gunkan</em> berarti kapal, dan sushi jenis ini dijuluki demikian karena bentuknya yang seperti kapal. Seperti nigiri, nasi juga dibentuk gumpalan, tetapi dibungkus sekelilingnya dengan nori. Biasanya gunkan berisikan telur ikan, misalnya telur salmon yang berwarna kemerahan dengan garis tengah 5 milimeter (<em>ikura</em>) atau <em>tobiko</em> (<em>caviar</em>).</p>
<p>Nigiri dan gunkan sushi biasanya dijual berpasangan.</p>
<table border="0" cellspacing="10">
<tbody>
<tr>
<td valign="top"><img src="http://1.1.1.4/bmi/farm1.static.flickr.com/118/312515343_08d3e3309a_m_d.jpg" alt="nigirizushi" /></p>
<p><strong>Nigirizushi</strong></p>
<p><a href="http://flickr.com/photos/jewalker/312515343/">Photo</a> by <a href="http://flickr.com/photos/jewalker/">Jenna Walker</a></td>
<td valign="top"><img src="http://1.1.1.1/bmi/farm1.static.flickr.com/92/230769556_ffe4913900_m_d.jpg" alt="gunkan sushi" /></p>
<p><strong>Gunkan sushi</strong></p>
<p><a href="http://flickr.com/photos/nattokun/230769556/">Photo</a> by <a href="http://flickr.com/photos/nattokun/">Nattokun</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Sebenarnya ada beberapa cara penyajian lainnya. <strong>Churashi-zushi</strong> (<em>scattered</em>) misalnya, sangat jauh berbeda dengan sushi yang selama ini kita kenal. Nasi sushi, ikan dan bahan-bahan lain disajikan dalam mangkuk. Atau <strong>oshizushi</strong>, di mana nasi dan ikan dicetak dalam kotak kayu persegi panjang, kemudian dipotong-potong. Sementara <strong>inarizushi</strong> adalah nasi sushi yang dimasukkan ke dalam <em>aburage</em>, tahu jepang yang digoreng dalam minyak yang banyak.</p>
<table border="0" cellspacing="10">
<tbody>
<tr>
<td valign="bottom"><img src="http://1.1.1.1/bmi/farm1.static.flickr.com/55/107467260_0edfb24701_m_d.jpg" alt="churashi sushi" /></p>
<p><strong>Churashi sushi</strong></p>
<p><a href="http://flickr.com/photos/santos/107467260/">Photo</a> by <a href="http://flickr.com/photos/santos/">Chotda</a></td>
<td valign="bottom"><img src="http://1.1.1.3/bmi/farm1.static.flickr.com/143/365149083_e099b9c1cb_m_d.jpg" alt="inarizushi" /></p>
<p><strong>Inarizushi</strong></p>
<p><a href="http://flickr.com/photos/46115486@N00/365149083/">Photo</a> by <a href="http://flickr.com/photos/46115486@N00/">Fureai</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Teman makan sushi</strong></p>
<p>Pelengkap saat menyantap sushi yang paling umum adalah <strong><em>shoyu</em></strong> alias kecap Jepang. Shoyu yang biasa disajikan adalah yang bercita rasa asin, tetapi sebenarnya ada juga yang lebih manis. Selain itu ada <strong><em>gari</em></strong> alias manisan jahe berwarna merah muda, yang dapat mengurangi rasa amis ikan dan menetralkan indera perasa kita di antara berbagai rasa ikan.</p>
<p>Tapi yang paling populer sekaligus “menantang” adalah <strong><em>wasabi</em></strong>. Krim dengan rasa pedas yang menyengat ke hidung ini terbuat dari umbi sejenis lobak yang tumbuh di Jepang. Di sana wasabi nggak hanya disajikan sebagai pelengkap sushi, tapi juga untuk menemani sajian-sajian lain. Wasabi memiliki kandungan antibakteri yang tentunya sangat tepat untuk dimakan bersama ikan mentah.</p>
<p>Sebenarnya wasabi yang asli warnanya nggak hijau dan teksturnya nggak berbentuk krim seperti yang kita kenal, melainkan agak kekuningan dan berwujud parutan dari lobak tersebut. Wasabi yang biasa kita jumpai dalam bentuk krim kehijauan biasanya adalah bubuk yang dilarutkan dalam sedikit air. Kandungannya nggak lagi murni dari lobak wasabi, melainkan dicampur dengan sedikit <em>mustard</em>, lobak biasa, dan pewarna. Semua ini semata-mata karena lobak wasabi sangat sulit tumbuhnya, sehingga harganya menjadi sangat mahal.</p>
<p>Biasanya kita mencampur sedikit wasabi ke dalam shoyu. Perlu sedikit pengalaman untuk mengetahui berapa banyak wasabi yang dicampurkan, dan perlu sedikit latihan untuk terbiasa dengan rasa pedas wasabi yang berbeda dengan rasa pedas cabai atau merica. Kemudian sushi dicelupkan sebentar kedalam shoyu, (Sunda: <em>dicocol</em>), sedapat mungkin hanya bagian ikannya. Ini tentu tergantung bentuk sushi yang kita santap. Nasi akan menyerap terlalu banyak cairan sehingga rasanya menjadi terlalu intens.</p>
<p><strong>Tips untuk Pemula</strong></p>
<p>Sebagai pemula yang masih “geli” dengan bayangan memakan ikan mentah, kamu bisa <strong>mencoba sushi yang “matang”</strong>. Udang misalnya, biasanya selalu direbus. Sementara belut (unagi) selalu digoreng kering. Bahkan ada sushi yang berisikan tempura, misalnya Dynamite Roll. Atau mungkin kamu ingin mencoba <em>vegetarian</em>sushi, misalnya yang berisikan timun (<em>kappa maki</em>) atau avokad. Ada juga sushi dengan telur dadar (<em>tamago</em>).</p>
<p><strong>Mulailah dari sushi jenis maki</strong>, dan bukan nigiri. Maki “menyembunyikan” ikan di dalam gulungan nasi dan nori, serta seringkali diberi saus seperti mayones yang menghilangkan bau amis ikan. Dan pilihlah jenis ikan yang nggak terlalu amis seperti tuna atau salmon.</p>
<p>Di Amerika Serikat sushi berkembang sangat pesat. Di sana banyak tercipta variasi-variasi sushi baru yang dijuluki <em>fusion sushi</em>, yang malah seringkali lebih populer dibanding sushi tradisional. <em>Fusion</em> sushi juga patut dicoba oleh pemula, karena terdiri dari bahan-bahan yang cukup familiar di lidah kita. Lihat saja beberapa contohnya:</p>
<ul>
<li><strong>Philly Roll</strong>, maki yang berisi salmon asap, Philadelphia <em>cream cheese</em>, avokad dan daun bawang</li>
<li><strong>California Roll</strong>, maki yang berisi <em>surimi</em> (daging kepiting tiruan), avokad, timun dan bagian luarnya ditaburi tobiko (telur ikan).</li>
<li><strong>Hawaiian Roll</strong>, maki yang berisi unagi, avokad, dan kacang Macadamia.</li>
<li><strong>Boston Roll</strong>, maki serupa California Roll, tapi menggunakan udang sebagai pengganti surimi.</li>
</ul>
<p>Sushi yang matang begini juga sah-sah saja dikonsumsi oleh ibu hamil, yang tentunya disarankan untuk nggak mengkonsumsi makanan mentah. Bahkan karena ikan mengandung <a href="http://www.kompas.com/ver1/Kesehatan/0701/04/112256.htm">omega-3</a> yang bermanfaat untuk perkembangan otak janin dan rendah <a href="http://lita.inirumahku.com/health/lita/lemak-yang-menarik/">lemak</a>.</p>
<p>READ MORE :  <a href="http://www.jalankenangan.net/celoteh/?p=214">http://www.jalankenangan.net/celoteh/?p=214</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/loveourasia.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/loveourasia.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/loveourasia.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/loveourasia.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/loveourasia.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/loveourasia.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/loveourasia.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/loveourasia.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/loveourasia.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/loveourasia.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/loveourasia.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/loveourasia.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/loveourasia.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/loveourasia.wordpress.com/103/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=loveourasia.wordpress.com&amp;blog=11933693&amp;post=103&amp;subd=loveourasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://loveourasia.wordpress.com/2010/03/12/sushi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/87d780d1bda53625cb486abd97991737?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Akhito</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://1.1.1.2/bmi/farm1.static.flickr.com/49/186331339_f713fcd836_m_d.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hosomaki</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://1.1.1.5/bmi/farm1.static.flickr.com/65/173602769_7782e06ad1_m_d.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">futomaki</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://1.1.1.1/bmi/farm1.static.flickr.com/17/21067660_178697c555_m_d.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">uramaki</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://1.1.1.5/bmi/farm1.static.flickr.com/149/364938073_30086db149_m_d.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">temakizushi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://1.1.1.4/bmi/farm1.static.flickr.com/118/312515343_08d3e3309a_m_d.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">nigirizushi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://1.1.1.1/bmi/farm1.static.flickr.com/92/230769556_ffe4913900_m_d.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gunkan sushi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://1.1.1.1/bmi/farm1.static.flickr.com/55/107467260_0edfb24701_m_d.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">churashi sushi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://1.1.1.3/bmi/farm1.static.flickr.com/143/365149083_e099b9c1cb_m_d.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">inarizushi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berkunjung ke Indonesia</title>
		<link>http://loveourasia.wordpress.com/2010/03/09/berkunjung-ke-indonesia/</link>
		<comments>http://loveourasia.wordpress.com/2010/03/09/berkunjung-ke-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2010 07:29:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chrome heart</dc:creator>
				<category><![CDATA[Arsip Kelompok]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://loveourasia.wordpress.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Indonesia adalah negara berpenduduk terbesar ke empat di dunia. Terletak di antara benua Asia dan Australia, Indonesia merupakan negara kepulauan yang beriklim tropis. Indonesia terdiri atas 17.000-an pulau-pulau yang terletak di antara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia. Penduduk dan kebudayaannya sangat beragam, karena ada lebih dari dua ratus suku bangsa dan bahasa daerah. Ibukota Indonesia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=loveourasia.wordpress.com&amp;blog=11933693&amp;post=67&amp;subd=loveourasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table style="height:18px;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="4">
<tbody>
<tr>
<td width="100%"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Indonesia adalah negara berpenduduk terbesar ke empat di dunia. Terletak di antara benua Asia dan Australia, Indonesia merupakan negara kepulauan yang beriklim tropis. Indonesia terdiri atas 17.000-an pulau-pulau yang terletak di antara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia. Penduduk dan kebudayaannya sangat beragam, karena ada lebih dari dua ratus suku bangsa dan bahasa daerah. Ibukota Indonesia adalah Jakarta.Ada banyak tempat-tempat wisata yang indah di Indonesia. Yang paling terkenal adalah Pulau Bali dan Kota Yogyakarta. Di Pulau Bali wisatawan bisa menikmati keindahan alam, berbagai pura yang terkenal, kerajinan tangan, dan kesenian Bali yang sangat menarik. Sementara itu, di Kota Yogyakarta wisatawan bisa berkunjung ke Candi Prambanan, Kraton Yogyakarta, Candi Borobudur, pantai-pantai yang indah di Gunung Kidul, atau menikmati keindahan alam lereng Gunung Merapi dari Kaliurang.</p>
<p>Tempat-tempat wisata terkenal lainnya di Indonesia antara lain Danau Toba di Sumatera Utara, Kota Bukittinggi di Sumatra Barat, Kota Bandung, Pulau Lombok di Nusa Tenggara Barat, Gunung Bromo di Jawa Timur, Bunaken di Sulawesi Utara untuk menikmati keindahan laut (khususnya terumbu karang, ikan-ikan, dan tumbuhan laut), serta Tana Toraja di Sulawesi Selatan. Bagi yang menyukai petualangan, wilayah Papua dan Kalimantan merupakan tempat yang sangat menantang. Di Papua, kita bisa menemukan hutan tropis yang masih alami dan penduduknya yang sangat tradisional. Gunung tertinggi di Indonesia, Puncak Jaya (5000 meter) terletak di Papua dan terdapat salju di puncaknya. Di Kalimantan, terdapat hutan tropis dan cagar alam untuk melindungi binatang-binatang langka. Cagar alam yang terkenal di Kalimantan adalah Tanjung Puting yang merupakan tempat untuk mlestarikan orang utan.</p>
<p>Ada beberapa referensi tempat –tempat pariwisata terpopuler di Indonesia antara lain yaitu;</p>
<p><strong>10.Pulau Komodo</strong></p>
<p><strong><a href="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/pulau-komodo.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-80" title="pulau-komodo" src="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/pulau-komodo.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></a></strong></p>
<p>Pulau Komodo terletak di Nusa Tenggara Barat,yaitu bagian timur Indonesia. Binatang yang tercatat sebagai reptile terbesar, bernama Komodo, berada di pulau ini gan.Tempat ini merupakan lokasi wisata yang bagus bagi wisatawan yang ingin merasakan petualangan alam dengan melihat Komodo.</p>
<p>Komodo ini biasa disebut wisatawan asing sebagai The Real Life Dragons.Bentuk permukaan pulau Komodo juga unik, ada padang gurun, rumput, maupun perbukitan.Sekitar 1200 spesies komodo hidup di pulau ini.</p>
<p><strong>9. TANGKUBAN PERAHU</strong></p>
<p><a href="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/tangkuban-perahu-scene.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-81" title="tangkuban-perahu-scene" src="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/tangkuban-perahu-scene.jpg?w=300&#038;h=224" alt="" width="300" height="224" /></a></p>
<p>salah satu gunung yang terletak di provinsi Jawa Barat, Indonesia.Sekitar 20 km ke arah utara Kota Bandung,dengan rimbun pohon pinus dan hamparan kebun teh di sekitarnya, gunung Tangkuban Parahu mempunyai ketinggian setinggi 2.084 meter.Bentuk gunung ini adalah Maar atau perisai yang telah meletus 400 tahun lalu.</p>
<p>Gunung Tangkuban Parahu mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit,hutan Dipterokarp Atas,hutan Montane,dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.Gunung Tangkuban Parahu merupakan Kawasan Gunung merapi yang masih aktif.</p>
<p>Asal-usul Gunung Tangkuban Parahu dikaitkan dengan legenda Sangkuriang,yang dikisahkan jatuh cinta kepada ibunya, Dayang Sumbi.</p>
<p><strong>8. PANTAI PANGANDARAN</strong></p>
<p><a href="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/pangandaran-beach-west-java-indonesia1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-84" title="pangandaran-beach-west-java-indonesia" src="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/pangandaran-beach-west-java-indonesia1.jpg?w=300&#038;h=296" alt="" width="300" height="296" /></a></p>
<p>Pantai Indah Pangandaran adalah salah satu objek wisata pantai di Jawa Barat.Pantai ini terletak di Desa ,Kecamatan Pangandaran dengan jarak ± 92 km arah selatan kota Ciamis.</p>
<p>* Pantainya landai dengan air yang jernih serta jarak antara pasang dan surut relatif lama sehingga memungkinkan kita untuk berenang dengan aman</p>
<p>* Terdapat pantai dengan hamparan pasir putih dan juga tersedia tim penyelamat wisata pantai</p>
<p>* Terdapat taman laut dengan ikan-ikan dan kehidupan laut yang mempesona</p>
<p>Banyak event unik yang berada di Pangandaran, salah satunya adalah Festival Layang-layang Internasional (Pangandaran International Kite Festival) dengan berbagai kegiatan pendukungnya yang bisa kita saksikan pada tiap bulan Juni atau Juli.</p>
<p><strong>7. TAMAN MINI INDONESIA INDAH</strong></p>
<p><a href="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/tmii.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-86" title="tmii" src="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/tmii.jpg?w=300&#038;h=224" alt="" width="300" height="224" /></a></p>
<p>Taman Mini Indonesia adalah suatu miniatur yang memuat kelengkapan Indonesia dengan segala isinya ini dicetuskan oleh Ibu Negara, Siti Hartinah, yang lebih dikenal dengan sebutan Ibu Tien Soeharto. Berbagai macam rumah daerah dan berbagai macam kebudayaan Indonesia terangkum disini, sehingga memudahkan wisatawan untuk melihat overview dari Indonesia.</p>
<p><strong>6. TAMAN IMPIAN JAYA ANCOL</strong></p>
<p><strong><a href="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/jakarta_ancol_dreamland3.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-89" title="jakarta_ancol_dreamland3" src="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/jakarta_ancol_dreamland3.jpg?w=570" alt=""   /></a></strong></p>
<p>Sebagai kawasan wisata, Taman Impian Jaya Ancol ternyata sudah berdiri sejak abad ke-17. Waktu itu, Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Adriaan Valckenier, memiliki rumah peristirahatan sangat indah di tepi pantai. Seiring perjalanan waktu, kawasan itu kemudian berkembang menjadi tempat wisata.</p>
<p>TIJA merupakan Taman hiburan terbesar di Indonesia. Berbagai Arena hiburan tersedia di kawasan Ancol. Tidak kalah hotel² pun berada di kawasan Ancol untuk melengkapi fasilitas hiburan di Ancol.</p>
<p><strong>5. BUNAKEN</strong></p>
<p><strong><a href="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/bunaken.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-95" title="bunaken" src="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/bunaken.jpg?w=300&#038;h=224" alt="" width="300" height="224" /></a></strong></p>
<p>Bunaken adalah sebuah pulau seluas 8,08 km² di Teluk Manado, yang terletak di utara pulau Sulawesi, Indonesia.</p>
<p>Pulau ini merupakan bagian dari kota Manado, ibu kota provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Di sekitar pulau Bunaken terdapat taman laut Bunaken yang merupakan bagian dari Taman Nasional Kelautan Manado Tua. Taman laut ini memiliki biodiversitas kelautan salah satu yang tertinggi di dunia. Selam scuba menarik banyak pengunjung ke pulau ini. Secara keseluruhan taman laut Bunaken meliputi area seluas 75.265 hektar dengan lima pulau yang berada di dalamnya, yakni Pulau Manado Tua, Pulau Bunaken, Pulau Siladen, Pulau Mantehage berikut beberapa anak pulaunya, dan Pulau Naen. Meskipun meliputi area 75.265 hektar, lokasi penyelaman (diving) hanya terbatas di masing-masing pantai yang mengelilingi kelima pulau itu.</p>
<p><strong>4. PANTAI SENGGIGI</strong></p>
<p><strong><a href="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/senggigi-beach.jpg"><img title="senggigi-beach" src="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/senggigi-beach.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" width="300" height="199" /></a></strong></p>
<p>Pantai Senggigi adalah tempat pariwisata yang terkenal di Lombok. Letaknya di sebelah barat pesisir Pulau Lombok. Pantai Senggigi memang tidak sebesar Pantai Kuta di Bali, tetapi seketika kita berada di sini akan merasa seperti berada di Pantai Kuta, Bali.</p>
<p>Pesisir pantainya masih asri, walaupun masih ada sampah dedaunan yang masih berserakan karena jarang dibersihkan. Pemandangan bawah lautnya sangat indah, dan wisatawan bisa melakukan snorkling sepuasnya karena ombaknya tidak terlalu besar. Terumbu karangnya menjulang ketengah menyebabkan ombak besarnya pecah ditengah. Tersedia juga hotel-hotel dengan harga yang bervariasi, dari yang mahal sampai hotel yang berharga ekonomis.</p>
<p><strong>3. BOROBUDUR</strong></p>
<p><strong><a href="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/borobudur-temple-292612-lw.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-91" title="borobudur-temple-292612-lw" src="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/borobudur-temple-292612-lw.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></strong></p>
<p>Borobudur adalah nama sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Lokasi candi adalah kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Candi ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra.</p>
<p><strong>2.DANAU TOBA</strong></p>
<p><strong><a href="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/lake-toba.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-92" title="lake-toba" src="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/lake-toba.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" width="300" height="199" /></a></strong></p>
<p>Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran luas 100km x 30km di Sumatera Utara, Sumatera, Indonesia. Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir.</p>
<p>Danau Toba sejak lama menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara selain Bukit Lawang dan Nias, menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.</p>
<p><strong>1.KUTA (BALI)</strong></p>
<p><strong><a href="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/senja-di-pantai-kuta1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-94" title="senja-di-pantai-kuta" src="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/senja-di-pantai-kuta1.jpg?w=300&#038;h=187" alt="" width="300" height="187" /></a></strong></p>
<p>Kuta adalah sebuah tempat pariwisata yang terletak di sebelah selatan Denpasar, ibu kota Bali, Indonesia. Kuta terletak di kabupaten Badung.</p>
<p>Daerah ini merupakan sebuah destinasi turis mancanegara yang sangat termasyhur. Di Kuta sendiri banyak terdapat pertokoan, restoran dan tempat permandian serta menjemur diri. Pantai Kuta sering pula disebut sebagai Sunset Beach atau pantai matahari terbenam sebagai lawan dari pantai Sanur. Lapangan Udara I Gusti Ngurah Rai terletak tidak jauh dari Kuta.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/loveourasia.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/loveourasia.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/loveourasia.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/loveourasia.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/loveourasia.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/loveourasia.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/loveourasia.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/loveourasia.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/loveourasia.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/loveourasia.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/loveourasia.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/loveourasia.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/loveourasia.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/loveourasia.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=loveourasia.wordpress.com&amp;blog=11933693&amp;post=67&amp;subd=loveourasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://loveourasia.wordpress.com/2010/03/09/berkunjung-ke-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5d578632283ca035f42df109cc2d3b14?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hikmawari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/pulau-komodo.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pulau-komodo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/tangkuban-perahu-scene.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">tangkuban-perahu-scene</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/pangandaran-beach-west-java-indonesia1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pangandaran-beach-west-java-indonesia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/tmii.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">tmii</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/jakarta_ancol_dreamland3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">jakarta_ancol_dreamland3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/bunaken.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">bunaken</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/senggigi-beach.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">senggigi-beach</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/borobudur-temple-292612-lw.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">borobudur-temple-292612-lw</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/lake-toba.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">lake-toba</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/senja-di-pantai-kuta1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">senja-di-pantai-kuta</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Objek Wisata Air di Thailand</title>
		<link>http://loveourasia.wordpress.com/2010/03/09/objek-wisata-air-di-thailand/</link>
		<comments>http://loveourasia.wordpress.com/2010/03/09/objek-wisata-air-di-thailand/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2010 06:38:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhito</dc:creator>
				<category><![CDATA[Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://loveourasia.wordpress.com/?p=73</guid>
		<description><![CDATA[Berbelanja &#38; Melancong di Sungai DAMNOEN Saduak yang berjarak sekitar 100 kilometer dari Kota Bangkok merupakan salah satu pasar air yang paling banyak dikunjungi wisatawan, selain &#8220;floating market&#8221; Taling Chang, Bang Khu Wiang, Chao Phraya, Thonburi, dan lainnya.* RETNO HY/&#8221;PR THAI Girl Show atau oleh wisatawan Indonesia &#8211;bahkan akhirnya diakui oleh masyarakat Thailand&#8211; dipelesetkan menjadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=loveourasia.wordpress.com&amp;blog=11933693&amp;post=73&amp;subd=loveourasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><b><span class="mceItemHidden">Berbelanja &amp; <span class="hiddenSpellError">Melancong</span> di <span class="hiddenSpellError">Sungai</span></span></b></p>
<p><span class="mceItemHidden"><span class="hiddenSpellError">DAMNOEN</span> <span class="hiddenSpellError">Saduak</span> yang <span class="hiddenSpellError">berjarak</span> <span class="hiddenSpellError">sekitar</span> 100 kilometer <span class="hiddenSpellError">dari</span> Kota Bangkok merupakan <span class="hiddenSpellError">salah</span> <span class="hiddenSpellError">satu</span> <span class="hiddenSpellError">pasar</span> air yang paling <span class="hiddenSpellError">banyak</span> dikunjungi <span class="hiddenSpellError">wisatawan</span>, <span class="hiddenSpellError">selain</span> &#8220;floating market&#8221; <span class="hiddenSpellError">Taling</span> Chang, Bang <span class="hiddenSpellError">Khu</span> <span class="hiddenSpellError">Wiang</span>, Chao <span class="hiddenSpellError">Phraya</span>, Thonburi, dan <span class="hiddenSpellError">lainnya</span>.* <span class="hiddenSpellError">RETNO</span> <span class="hiddenSpellError">HY</span>/&#8221;PR</span></p>
<p><img src="/DOCUME%7E1/ADMINI%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-1.png" alt=""></p>
<p><a href="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/94ax248.jpg"><img src="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/94ax248.jpg?w=570&#038;h=380" alt="" title="94ax248" class="aligncenter size-full wp-image-74" width="570" height="380"></a></p>
<p><span class="mceItemHidden"><span class="hiddenSpellError">THAI</span> Girl Show <span class="hiddenSpellError">atau</span> <span class="hiddenSpellError">oleh</span> <span class="hiddenSpellError">wisatawan</span> Indonesia &#8211;<span class="hiddenSpellError">bahkan</span> akhirnya <span class="hiddenSpellError">diakui</span> <span class="hiddenSpellError">oleh</span> masyarakat Thailand&#8211; dipelesetkan <span class="hiddenSpellError">menjadi</span> tiger show (<span class="hiddenSpellError">tari</span> <span class="hiddenSpellError">telanjang</span>), <span class="hiddenSpellError">tentu</span> <span class="hiddenSpellError">bukan</span> <span class="hiddenSpellError">menjadi</span> satu-satunya <span class="hiddenSpellError">alasan</span> <span class="hiddenSpellError">mengapa</span> <span class="hiddenSpellError">turis</span> <span class="hiddenSpellError">datang</span> ke Thailand. <span class="hiddenSpellError">Demikian</span> <span class="hiddenSpellError">pula</span> <span class="hiddenSpellError">halnya</span> <span class="hiddenSpellError">dengan</span> menyaksikan Tiffany Show, <span class="hiddenSpellError">kabaret</span> yang dimainkan para <span class="hiddenSpellError">waria</span> yang <span class="hiddenSpellError">kulitnya</span> <span class="hiddenSpellError">lebih</span> <span class="hiddenSpellError">mulus</span> <span class="hiddenSpellError">daripada</span> <span class="hiddenSpellError">wanita</span> Thailand di <span class="hiddenSpellError">Pattaya</span>.</span></p>
<p><span class="mceItemHidden">Ada <span class="hiddenSpellError">sejumlah</span> <span class="hiddenSpellError">pelosok</span> di Thailand yang <span class="hiddenSpellError">dapat</span> dikunjungi dan <span class="hiddenSpellError">menjadi</span> <span class="hiddenSpellError">daerah</span> <span class="hiddenSpellError">tujuan</span> <span class="hiddenSpellError">wisata</span>. <span class="hiddenSpellError">Salah</span> <span class="hiddenSpellError">satunya</span> <span class="hiddenSpellError">adalah</span> <span class="hiddenSpellError">wisata</span> berbelanja di <span class="hiddenSpellError">sungai</span> yang <span class="hiddenSpellError">lebih</span> <span class="hiddenSpellError">dikenal</span> <span class="hiddenSpellError">dengan</span> floating market <span class="hiddenSpellError">atau</span> <span class="hiddenSpellError">wisata</span> air. <span class="hiddenSpellError">Damnoen</span> <span class="hiddenSpellError">Saduak</span> yang berjarak <span class="hiddenSpellError">sekitar</span> 100 kilometer dari Kota Bangkok dan Chao Phraya, merupakan <span class="hiddenSpellError">dua</span> <span class="hiddenSpellError">sungai</span> yang paling banyak <span class="hiddenSpellError">disusuri</span> <span class="hiddenSpellError">wisatawan</span>. <span class="hiddenSpellError">Namun</span>, <span class="hiddenSpellError">ada</span> <span class="hiddenSpellError">juga</span> floating market <span class="hiddenSpellError">lainnya</span> <span class="hiddenSpellError">seperti</span> <span class="hiddenSpellError">Taling</span> Chang, Bang Khu Wiang, Thonburi, dan lainnya.</span></p>
<p><span class="mceItemHidden"><span class="hiddenSpellError">Kenapa</span> <span class="hiddenSpellError">Damnoen</span> <span class="hiddenSpellError">Saduak</span>? <span class="hiddenSpellError">Suasana</span> yang <span class="hiddenSpellError">masih</span> <span class="hiddenSpellError">tradisional</span> <span class="hiddenSpellError">dengan</span> kehidupan <span class="hiddenSpellError">sehari-hari</span> masyarakat di <span class="hiddenSpellError">pinggiran</span> <span class="hiddenSpellError">sungai</span> Saduak merupakan <span class="hiddenSpellError">suatu</span> <span class="hiddenSpellError">hal</span> yang <span class="hiddenSpellError">menarik</span>. <span class="hiddenSpellError">Selain</span> <span class="hiddenSpellError">itu</span>, <span class="hiddenSpellError">perilaku</span> <span class="hiddenSpellError">pedagang</span> <span class="hiddenSpellError">saat</span> <span class="hiddenSpellError">menawarkan</span> <span class="hiddenSpellError">barang</span> <span class="hiddenSpellError">dagangan</span> di <span class="hiddenSpellError">atas</span> <span class="hiddenSpellError">sungai</span> <span class="hiddenSpellError">dengan</span> menggunakan sampan, <span class="hiddenSpellError">memaksa</span> <span class="hiddenSpellError">wisatawan</span> <span class="hiddenSpellError">untuk</span> <span class="hiddenSpellError">turut</span> <span class="hiddenSpellError">terlibat</span> bertransaksi. Para <span class="hiddenSpellError">pembeli</span> <span class="hiddenSpellError">tentunya</span> <span class="hiddenSpellError">harus</span> menggunakan sampan <span class="hiddenSpellError">juga</span> <span class="hiddenSpellError">dengan</span> <span class="hiddenSpellError">ongkos</span> 100 bath (<span class="hiddenSpellError">atau</span> <span class="hiddenSpellError">sekitar</span> Rp 33.000,oo, <span class="hiddenSpellError">kurs</span> 1 Bath Rp 330,00) per orang.</span></p>
<p><span class="mceItemHidden">Ada <span class="hiddenSpellError">banyak</span> <span class="hiddenSpellError">buah</span>-buahan Thailand yang <span class="hiddenSpellError">terkenal</span> <span class="hiddenSpellError">sangat</span> besar-besar <span class="hiddenSpellError">seperti</span> <span class="hiddenSpellError">jambu</span> air, <span class="hiddenSpellError">pepaya</span>, <span class="hiddenSpellError">pisang</span>, <span class="hiddenSpellError">jambu</span> <span class="hiddenSpellError">batu</span>, dan lainnya yang ditawarkan. Demikian pula <span class="hiddenSpellError">olahan</span> buah-buahan <span class="hiddenSpellError">untuk</span> dijadikan oleh-oleh <span class="hiddenSpellError">semisal</span> <span class="hiddenSpellError">keripik</span> durian, <span class="hiddenSpellError">manisan</span> <span class="hiddenSpellError">asam</span>, buah <span class="hiddenSpellError">longan</span> <span class="hiddenSpellError">kering</span>, <span class="hiddenSpellError">juhi</span> <span class="hiddenSpellError">pedas</span>, <span class="hiddenSpellError">serta</span> <span class="hiddenSpellError">khanom</span> (<span class="hiddenSpellError">kue-kue</span> <span class="hiddenSpellError">khas</span> Thailand).</span></p>
<p><span class="mceItemHidden">Selain <span class="hiddenSpellError">makanan</span>, sutra Thai, <span class="hiddenSpellError">katun</span>, nielloware, <span class="hiddenSpellError">kerajinan</span> <span class="hiddenSpellError">dari</span> <span class="hiddenSpellError">perak</span>, perunggu, dan <span class="hiddenSpellError">keramik</span> <span class="hiddenSpellError">juga</span> <span class="hiddenSpellError">banyak</span> ditawarkan. <span class="hiddenSpellError">Termasuk</span> <span class="hiddenSpellError">makanan</span> <span class="hiddenSpellError">khas</span> Thailand <span class="hiddenSpellError">celadon</span> dan pewter. <span class="hiddenSpellError">Meski</span> lama <span class="hiddenSpellError">memilih</span> dan <span class="hiddenSpellError">menawar</span>, para <span class="hiddenSpellError">pedagang</span> <span class="hiddenSpellError">dengan</span> menggunakan <span class="hiddenSpellError">alat</span> <span class="hiddenSpellError">bantu</span> <span class="hiddenSpellError">kalkulator</span> <span class="hiddenSpellError">begitu</span> <span class="hiddenSpellError">sabar</span> dan <span class="hiddenSpellError">sopan</span> <span class="hiddenSpellError">melayani</span>. <span class="hiddenSpellError">Menurut</span> <span class="hiddenSpellError">Macharo</span>, <span class="hiddenSpellError">penyedia</span> sampan, <span class="hiddenSpellError">suasana</span> floating market di <span class="hiddenSpellError">Damnoen</span> Saduak <span class="hiddenSpellError">tidak</span> <span class="hiddenSpellError">pernah</span> <span class="hiddenSpellError">sepi</span> <span class="hiddenSpellError">oleh</span> <span class="hiddenSpellError">aktivitas</span> <span class="hiddenSpellError">warga</span>. Pun <span class="hiddenSpellError">dengan</span> kunjungan <span class="hiddenSpellError">wisatawan</span> yang <span class="hiddenSpellError">setiap</span> <span class="hiddenSpellError">harinya</span> <span class="hiddenSpellError">mencapai</span> <span class="hiddenSpellError">tidak</span> <span class="hiddenSpellError">kurang</span> <span class="hiddenSpellError">dari</span> 500 orang.</span></p>
<p><span class="mceItemHidden">Selain <span class="hiddenSpellError">Damnoen</span> Saduak, <span class="hiddenSpellError">wisatawan</span> <span class="hiddenSpellError">juga</span> <span class="hiddenSpellError">dapat</span> mengunjungi floating market di <span class="hiddenSpellError">Sungai</span> Chao <span class="hiddenSpellError">Praya</span> yang merupakan <span class="hiddenSpellError">sungai</span> <span class="hiddenSpellError">terbesar</span> di Thailand dan <span class="hiddenSpellError">membelah</span> <span class="hiddenSpellError">negeri</span> <span class="hiddenSpellError">gajah</span> <span class="hiddenSpellError">putih</span> <span class="hiddenSpellError">ini</span>. Sungai <span class="hiddenSpellError">ini</span> merupakan <span class="hiddenSpellError">gabungan</span> <span class="hiddenSpellError">dari</span> <span class="hiddenSpellError">empat</span> <span class="hiddenSpellError">sungai</span> yang <span class="hiddenSpellError">terbentang</span> <span class="hiddenSpellError">dari</span> <span class="hiddenSpellError">utara</span> ke <span class="hiddenSpellError">selatan</span> <span class="hiddenSpellError">sepanjang</span> 370 km <span class="hiddenSpellError">melewati</span> 10 <span class="hiddenSpellError">provinsi</span> di Thailand dan <span class="hiddenSpellError">membelah</span> Bangkok <span class="hiddenSpellError">menjadi</span> <span class="hiddenSpellError">dua</span> <span class="hiddenSpellError">bagian</span>, <span class="hiddenSpellError">ibukota</span> lama dan <span class="hiddenSpellError">ibukota</span> baru.</span></p>
<p><span class="mceItemHidden"><span class="hiddenSpellError">Menyisir</span> <span class="hiddenSpellError">sungai</span> <span class="hiddenSpellError">ini</span> <span class="hiddenSpellError">bisa</span> menggunakan <span class="hiddenSpellError">perahu</span> <span class="hiddenSpellError">dengan</span> <span class="hiddenSpellError">tarif</span> 200 bath (<span class="hiddenSpellError">sekitar</span> Rp 66.000,00) per orang. Selain berbelanja, <span class="hiddenSpellError">kita</span> <span class="hiddenSpellError">juga</span> dapat mengunjungi situs <span class="hiddenSpellError">wisata</span> di <span class="hiddenSpellError">sepanjang</span> <span class="hiddenSpellError">sungai</span>. Salah satunya adalah <span class="hiddenSpellError">Prangs</span> of Wat Arun, <span class="hiddenSpellError">kuil</span> <span class="hiddenSpellError">terbesar</span> di Thailand. <span class="hiddenSpellError">Seperti</span> di Borobudur, pengunjung <span class="hiddenSpellError">bisa</span> <span class="hiddenSpellError">menaiki</span> <span class="hiddenSpellError">kuil</span> <span class="hiddenSpellError">meski</span> <span class="hiddenSpellError">tidak</span> <span class="hiddenSpellError">sampai</span> <span class="hiddenSpellError">puncak</span>. Dari ketinggian sekitar 25 meter, <span class="hiddenSpellError">terpampang</span> pemandangan <span class="hiddenSpellError">indah</span> <span class="hiddenSpellError">pesisir</span> <span class="hiddenSpellError">Sungai</span> Chao Praya.</span></p>
<p><span class="mceItemHidden"><span class="hiddenSpellError">Sekitar</span> 1 km <span class="hiddenSpellError">dari</span> Wat Arun, kita <span class="hiddenSpellError">memasuki</span> <span class="hiddenSpellError">kawasan</span> floating market Chao Praya. <span class="hiddenSpellError">Berbeda</span> <span class="hiddenSpellError">dengan</span> di Damnoen Saduak, di <span class="hiddenSpellError">sini</span> <span class="hiddenSpellError">jumlah</span> <span class="hiddenSpellError">pedagang</span> berperahu <span class="hiddenSpellError">lebih</span> <span class="hiddenSpellError">banyak</span>. <span class="hiddenSpellError">Dalam</span> menjajakan dagangannya, <span class="hiddenSpellError">mereka</span> <span class="hiddenSpellError">tidak</span> <span class="hiddenSpellError">hilir</span> <span class="hiddenSpellError">mudik</span> <span class="hiddenSpellError">atau</span> di <span class="hiddenSpellError">pinggiran</span> <span class="hiddenSpellError">sungai</span>, <span class="hiddenSpellError">tetapi</span> ditengah-tengah sungai. Selain itu, para <span class="hiddenSpellError">penjual</span> <span class="hiddenSpellError">sangat</span> <span class="hiddenSpellError">agresif</span> menjajakan dagangannya. <span class="hiddenSpellError">Begitu</span> <span class="hiddenSpellError">pera-hu</span> <span class="hiddenSpellError">wisatawan</span> <span class="hiddenSpellError">datang</span>, <span class="hiddenSpellError">mereka</span> <span class="hiddenSpellError">langsung</span> <span class="hiddenSpellError">mendekat</span> <span class="hiddenSpellError">dengan</span> kecepatan <span class="hiddenSpellError">tinggi</span>.</span></p>
<p><span class="mceItemHidden"><span class="hiddenSpellError">Jika</span> <span class="hiddenSpellError">merasa</span> <span class="hiddenSpellError">tertarik</span>, <span class="hiddenSpellError">transaksi</span> <span class="hiddenSpellError">bisa</span> <span class="hiddenSpellError">langsung</span> dilakukan. <span class="hiddenSpellError">Jangan</span> <span class="hiddenSpellError">segan</span> <span class="hiddenSpellError">menawar</span> <span class="hiddenSpellError">karena</span> <span class="hiddenSpellError">harga</span> yang ditawarkan <span class="hiddenSpellError">lebih</span> <span class="hiddenSpellError">mahal</span> <span class="hiddenSpellError">dari</span> <span class="hiddenSpellError">pasar</span> <span class="hiddenSpellError">tradisional</span> di Wat Arun. Sekitar 200 meter <span class="hiddenSpellError">dari</span> <span class="hiddenSpellError">pasar</span> <span class="hiddenSpellError">terapung</span> ke <span class="hiddenSpellError">arah</span> <span class="hiddenSpellError">hulu</span> <span class="hiddenSpellError">Sungai</span> Chao Phraya, <span class="hiddenSpellError">perahu</span> <span class="hiddenSpellError">berhenti</span> di <span class="hiddenSpellError">depan</span> <span class="hiddenSpellError">sebuah</span> <span class="hiddenSpellError">kuil</span>, The Temple of The Emerald Buddha. Di <span class="hiddenSpellError">depan</span> <span class="hiddenSpellError">patung</span> Buddha <span class="hiddenSpellError">raksasa</span>, <span class="hiddenSpellError">memberi</span> <span class="hiddenSpellError">makan</span> <span class="hiddenSpellError">ikan</span> <span class="hiddenSpellError">patin</span> <span class="hiddenSpellError">menjadi</span> <span class="hiddenSpellError">suguhan</span> <span class="hiddenSpellError">atraksi</span> <span class="hiddenSpellError">bagi</span> <span class="hiddenSpellError">wisatawan</span>.</span></p>
<p><span class="mceItemHidden">Ya, pinggiran <span class="hiddenSpellError">sungai</span> di depan The Temple of The Emerald Buddha merupakan &#8220;<span class="hiddenSpellError">rumah</span>&#8221; <span class="hiddenSpellError">bagi</span> <span class="hiddenSpellError">ribuan</span> <span class="hiddenSpellError">ikan</span> <span class="hiddenSpellError">patin</span>. <span class="hiddenSpellError">Pemilik</span> <span class="hiddenSpellError">perahu</span> menyediakan roti <span class="hiddenSpellError">seharga</span> 20 bath (Rp 6.600,00) <span class="hiddenSpellError">sebagai</span> <span class="hiddenSpellError">makanan</span> <span class="hiddenSpellError">ikan</span>. Beg<span class="hiddenSpellError">itu</span> <span class="hiddenSpellError">dilempar</span> ke sungai, <span class="hiddenSpellError">ikan-ikan</span> patin bermunculan ke <span class="hiddenSpellError">permukaan</span>. <span class="hiddenSpellError">Mereka</span> <span class="hiddenSpellError">berebut</span> <span class="hiddenSpellError">potongan</span> roti <span class="hiddenSpellError">tawar</span> <span class="hiddenSpellError">itu</span>. <span class="hiddenSpellError">Ukuran</span> <span class="hiddenSpellError">ikan-ikan</span> <span class="hiddenSpellError">itu</span> <span class="hiddenSpellError">beragam</span>. Rata-rata <span class="hiddenSpellError">sebesar</span> <span class="hiddenSpellError">lengan</span> orang <span class="hiddenSpellError">dewasa</span>.</span></p>
<p><span class="mceItemHidden">Menurut <span class="hiddenSpellError">cerita</span>, ikan-ikan itu <span class="hiddenSpellError">memang</span> <span class="hiddenSpellError">dibiarkan</span> <span class="hiddenSpellError">hidup</span>. <span class="hiddenSpellError">Warga</span> <span class="hiddenSpellError">sekitar</span> <span class="hiddenSpellError">memegang</span> <span class="hiddenSpellError">teguh</span> kepercayaan <span class="hiddenSpellError">untuk</span> <span class="hiddenSpellError">tidak</span> <span class="hiddenSpellError">menangkap</span>, <span class="hiddenSpellError">apalagi</span> <span class="hiddenSpellError">makan</span> ikan patin <span class="hiddenSpellError">tersebut</span>. &#8220;Ada <span class="hiddenSpellError">cerita</span>, <span class="hiddenSpellError">dulu</span> <span class="hiddenSpellError">ada</span> <span class="hiddenSpellError">warga</span> yang <span class="hiddenSpellError">makan</span> ikan <span class="hiddenSpellError">ini</span>. <span class="hiddenSpellError">Tapi</span>, <span class="hiddenSpellError">satu</span> <span class="hiddenSpellError">keluarga</span> <span class="hiddenSpellError">kemudian</span> <span class="hiddenSpellError">sakit</span>,&#8221; <span class="hiddenSpellError">ujar</span> <span class="hiddenSpellError">Angnuh</span>.</span></p>
<p><span class="mceItemHidden"><span class="hiddenSpellError">Prosesi</span> <span class="hiddenSpellError">memberi</span> makan ikan patin <span class="hiddenSpellError">ini</span> <span class="hiddenSpellError">termasuk</span> yang digandrungi <span class="hiddenSpellError">wisatawan</span> <span class="hiddenSpellError">ketika</span> di Bangkok. Agen <span class="hiddenSpellError">wisata</span> pun menjadikannya <span class="hiddenSpellError">sebagai</span> <span class="hiddenSpellError">tujuan</span> <span class="hiddenSpellError">wajib</span> <span class="hiddenSpellError">bagi</span> wisatawan. Dari <span class="hiddenSpellError">Sungai</span> Chao Praya <span class="hiddenSpellError">juga</span> <span class="hiddenSpellError">bisa</span> <span class="hiddenSpellError">menikmati</span> <span class="hiddenSpellError">indahnya</span> The Majestic Grand Palace, <span class="hiddenSpellError">istana</span> Raja Thailand Bhumibol Adulyadej.</span></p>
<p><span class="mceItemHidden"><span class="hiddenSpellError">Bisnis</span> <span class="hiddenSpellError">wisata</span> <span class="hiddenSpellError">memang</span> <span class="hiddenSpellError">sudah</span> <span class="hiddenSpellError">mengaliri</span> <span class="hiddenSpellError">seluruh</span> <span class="hiddenSpellError">denyut</span> kehidupan <span class="hiddenSpellError">warga</span> Thailand. Pemerintahnya pun <span class="hiddenSpellError">tidak</span> tanggung-tanggung <span class="hiddenSpellError">dalam</span> <span class="hiddenSpellError">memberikan</span> kemudahan dan <span class="hiddenSpellError">sokongan</span>. <span class="hiddenSpellError">Belanja</span> di atas sungai dan <span class="hiddenSpellError">memberi</span> makan ikan patin pun <span class="hiddenSpellError">menjadi</span> <span class="hiddenSpellError">daya</span> <span class="hiddenSpellError">tarik</span> <span class="hiddenSpellError">bagi</span> wisatawan. (<span class="hiddenSpellError">Retno</span> <span class="hiddenSpellError">HY</span>/&#8221;PR&#8221;)</span></p>
<p>read more : http://aingkumaha.blogspot.com/2008/05/objek-wisata-air-di-thailand.html</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/loveourasia.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/loveourasia.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/loveourasia.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/loveourasia.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/loveourasia.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/loveourasia.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/loveourasia.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/loveourasia.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/loveourasia.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/loveourasia.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/loveourasia.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/loveourasia.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/loveourasia.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/loveourasia.wordpress.com/73/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=loveourasia.wordpress.com&amp;blog=11933693&amp;post=73&amp;subd=loveourasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://loveourasia.wordpress.com/2010/03/09/objek-wisata-air-di-thailand/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/87d780d1bda53625cb486abd97991737?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Akhito</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/03/94ax248.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">94ax248</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hinamatsuri</title>
		<link>http://loveourasia.wordpress.com/2010/02/19/hinamatsuri/</link>
		<comments>http://loveourasia.wordpress.com/2010/02/19/hinamatsuri/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Feb 2010 07:57:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhito</dc:creator>
				<category><![CDATA[Arsip Kelompok]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://loveourasia.wordpress.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Hinamatsuri (雛祭り, ひなまつり) atau Hina Matsuri adalah perayaan setiap tanggal 3 Maret di Jepang yang diadakan untuk mendoakan pertumbuhan anak perempuan. Keluarga yang memiliki anak perempuan memajang satu set boneka yang disebuthinaningyō (雛人形 , boneka festival). festival ini sangatlah unik, karena mungkin jarang banget kan kita menemukan adanya festival hanya untuk menyusun boneka-boneka? karena unik inilah kami ingin memberi sedikit pengetahuan tentang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=loveourasia.wordpress.com&amp;blog=11933693&amp;post=49&amp;subd=loveourasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hinamatsuri</strong> (<span style="font-family:'DejaVu Sans';">雛祭り</span>, <span style="font-family:'DejaVu Sans';">ひなまつり</span>) atau <strong>Hina Matsuri</strong> adalah perayaan setiap tanggal <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/3_Maret" target="_blank">3 Maret</a></span></span> di <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jepang" target="_blank">Jepang</a></span></span> yang diadakan untuk mendoakan pertumbuhan anak <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perempuan" target="_blank">perempuan</a></span></span>. Keluarga yang memiliki anak perempuan memajang satu set <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Boneka" target="_blank">boneka</a></span></span> yang disebut<em>hinaningyō</em> (<span style="font-family:'DejaVu Sans';">雛人形 </span><span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bantuan:Bahasa_Jepang" target="_blank"><sup><span style="font-family:sans-serif, Arial;"><span style="font-size:x-small;"><strong> </strong></span></span></sup></a></span></span>, boneka festival). festival ini sangatlah unik, karena mungkin jarang banget kan kita menemukan adanya festival hanya untuk menyusun boneka-boneka? karena unik inilah kami ingin memberi sedikit pengetahuan tentang festival ini.</p>
<p>Satu set boneka terdiri dari boneka <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kaisar" target="_blank">kaisar</a></span></span>, <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Permaisuri" target="_blank">permaisuri</a></span></span>, puteri istana (<span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dayang-dayang&amp;action=edit&amp;redlink=1" target="_blank">dayang-dayang</a></span></span>), dan pemusik istana yang menggambarkan upacara <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perkawinan" target="_blank">perkawinan</a></span></span> tradisional di Jepang. Pakaian yang dikenakan boneka adalah <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kimono" target="_blank">kimono</a></span></span> gaya <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Zaman_Heian" target="_blank">zaman Heian</a></span></span>. Perayaan ini sering disebut <strong>Festival Boneka</strong> atau <strong>Festival Anak Perempuan</strong> karena berawal permainan boneka di kalangan putri <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bangsawan" target="_blank">bangsawan</a></span></span> yang disebut <em>hiina asobi</em> (bermain boneka puteri).<br />
Walaupun disebut <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Matsuri" target="_blank"><em>matsuri</em></a></span></span>, perayaan ini lebih merupakan acara keluarga di rumah, dan hanya dirayakan keluarga yang memiliki anak perempuan. Sebelum hari perayaan tiba, anak-anak membantu orang tua mengeluarkan boneka dari kotak penyimpanan untuk dipajang. Sehari sesudah Hinamatsuri, boneka harus segera disimpan karena dipercaya sudah menyerap roh-roh jahat dan nasib sial.</p>
<p><a name="126e033609ecc0eb_toc"></a></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="2" width="11">
<col width="7"></col>
<tbody>
<tr>
<td width="7"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<h2><a name="126e033609ecc0eb_Susunan_boneka"></a>Susunan boneka</h2>
<p>Boneka diletakkan di atas <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Panggung" target="_blank">panggung</a></span></span> bertingkat yang disebut <em>dankazari</em> (tangga untuk memajang). Jumlah anak tangga pada <em>dankazari</em>ditentukan berdasarkan jumlah boneka yang ada. Masing-masing boneka diletakkan pada posisi yang sudah ditentukan berdasarkan tradisi turun temurun. Panggung <em>dankazari</em> diberi alas selimut tebal berwarna merah yang disebut <em>hi-mōsen</em>.<br />
Satu set boneka biasanya dilengkapi dengan miniatur <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tirai_lipat&amp;action=edit&amp;redlink=1" target="_blank">tirai lipat</a></span></span> (<em>byōbu</em>) berwarna emas untuk dipasang sebagai latar belakang. Di sisi kiri dan kanan diletakkan sepasang miniatur <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lampion&amp;action=edit&amp;redlink=1" target="_blank">lampion</a></span></span> (<em>bombori</em>). Perlengkapan lain berupa miniatur pohon <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sakura" target="_blank">sakura</a></span></span> dan pohon <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Citrus_tachibana&amp;action=edit&amp;redlink=1" target="_blank">tachibana</a></span></span>, potongan dahan bunga <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Persik" target="_blank">persik</a></span></span> sebagai hiasan.</p>
<h3><a name="126e033609ecc0eb_Tangga_teratas"></a>Tangga teratas</h3>
<p>Dua boneka yang melambangkan kaisar (<em>o-dairi-sama</em>) dan permaisuri (<em>o-hina-sama</em>) diletakkan di tangga paling atas. Dalam bahasa Jepang, <em>dairi</em> berarti &#8220;istana kaisar&#8221;, dan <em>hina</em> berarti &#8220;sang putri&#8221; atau &#8220;anak perempuan&#8221;. Wilayah <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kansai" target="_blank">Kansai</a></span></span> dan <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kanto" target="_blank">Kanto</a></span></span> memiliki urutan kanan-kiri yang berbeda dalam penempatan boneka kaisar dan permaisuri, namun susunan boneka di setiap anak tangga berikutnya selalu sama.</p>
<h3><a name="126e033609ecc0eb_Tangga_kedua"></a>Tangga kedua</h3>
<p><a name="126e033609ecc0eb_cite_ref-0"></a>Tiga boneka puteri istana (<em>san-nin kanjo</em>) diletakkan di tangga kedua. Ketiga puteri istana membawa peralatan minum <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sake" target="_blank">sake</a></span></span>. Boneka puteri istana yang paling tengah membawa mangkuk sake (<em>sakazuki</em>) yang diletakkan di atas <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Samp%C5%8D&amp;action=edit&amp;redlink=1" target="_blank"><em>sampō</em></a></span></span>. Dua boneka puteri istana yang lain membawa <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Poci" target="_blank">poci</a></span></span> sake (<em>kuwae no chōshi</em>), dan wadah sake yang disebut (<em>nagae no chōshi</em>). Gigi salah satu boneka puteri istana dihitamkan (<em>ohaguro</em>) dan alisnya dicukur habis. Dalam boneka versi <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kyoto" target="_blank">Kyoto</a></span></span>, puteri istana yang paling tengah dari Kyoto membawa<em>shimadai</em> (hiasan tanda kebahagiaan dari daun <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pinus" target="_blank">pinus</a></span></span>, daun <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bambu" target="_blank">bambu</a></span></span>, dan bunga <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ume" target="_blank">ume</a></span></span>).<span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hinamatsuri#cite_note-0" target="_blank">[1]</a></span></span></p>
<h3><a name="126e033609ecc0eb_Tangga_ketiga"></a>Tangga ketiga</h3>
<p>Lima boneka pemusik pria (<em>go-nin bayashi</em>) berada di tangga ketiga. Empat musisi masing-masing membawa alat musik, kecuali penyanyi yang membawa <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kipas_lipat&amp;action=edit&amp;redlink=1" target="_blank">kipas lipat</a></span></span>. Alat musik yang dibawa masing-masing pemusik adalah <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Taiko" target="_blank">taiko</a></span></span>, <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=%C5%8Ckawa&amp;action=edit&amp;redlink=1" target="_blank">ōkawa</a></span></span>, <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kotsuzumi&amp;action=edit&amp;redlink=1" target="_blank">kotsuzumi</a></span></span>, dan <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Seruling" target="_blank">seruling</a></span></span>.</p>
<h3><a name="126e033609ecc0eb_Tangga_keempat"></a>Tangga keempat</h3>
<p>Dua boneka menteri (<em>daijin</em>) yang terdiri dari Menteri Kanan (<em>Udaijin</em>) dan Menteri Kiri (<em>Sadaijin</em>) berada di tangga ke-4. Boneka Menteri Kanan digambarkan masih muda, sedangkan boneka Menteri Kiri tampak jauh lebih tua. Dari sudut pandang pengamat, Menteri Kanan berada di sebelah kiri, sedangkan Menteri Kiri berada di sebelah kanan.</p>
<h3><a name="126e033609ecc0eb_Tangga_kelima"></a>Tangga kelima</h3>
<p>Pada tangga kelima diletakkan tiga boneka pesuruh pria (<em>shichō</em>). Ketiganya masing-masing membawa bungkusan berisi <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topi" target="_blank">topi</a></span></span> (<em>daigasa</em>) yang dibawa dengan sebilah tongkat, <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sepatu" target="_blank">sepatu</a></span></span> yang diletakkan di atas sebuah nampan, dan <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Payung" target="_blank">payung</a></span></span> panjang dalam keadaan tertutup. Dalam boneka versi lain, pesuruh pria membawa penggaruk dari bambu (<em>kumade</em>) dan <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sapu" target="_blank">sapu</a></span></span>.<span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hinamatsuri#cite_note-1" target="_blank">[2]</a></span></span> Selanjutnya, kereta sapi dan berbagai miniatur <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mebel" target="_blank">mebel</a></span></span> yang dijadikan hadiah pernikahan diletakkan di atas tangga-tangga di bawahnya.</p>
<p><img src="http://foto.detik.com/images/content/2009/03/03/464/boneka1.jpg" alt="" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/loveourasia.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/loveourasia.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/loveourasia.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/loveourasia.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/loveourasia.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/loveourasia.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/loveourasia.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/loveourasia.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/loveourasia.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/loveourasia.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/loveourasia.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/loveourasia.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/loveourasia.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/loveourasia.wordpress.com/49/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=loveourasia.wordpress.com&amp;blog=11933693&amp;post=49&amp;subd=loveourasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://loveourasia.wordpress.com/2010/02/19/hinamatsuri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/87d780d1bda53625cb486abd97991737?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Akhito</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://foto.detik.com/images/content/2009/03/03/464/boneka1.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Tanabata</title>
		<link>http://loveourasia.wordpress.com/2010/02/19/tanabata/</link>
		<comments>http://loveourasia.wordpress.com/2010/02/19/tanabata/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Feb 2010 07:40:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhito</dc:creator>
				<category><![CDATA[Arsip Kelompok]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://loveourasia.wordpress.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[nah kali ini kita akan memperkenalkan festival-festival yang telah menjadi budaya di jepang. yang paling terkenal adalah Tanabata (七夕 ?) atau Festival Bintang adalah salah satu perayaan yang berkaitan dengan musim di Jepang, Tiongkok, dan Korea. Perayaan besar-besaran dilakukan di kota-kota di Jepang, termasuk di antaranya kota Sendai dengan festival Sendai Tanabata. Di Tiongkok, perayaan ini disebut Qi Xi. Tanggal festival Tanabata dulunya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=loveourasia.wordpress.com&amp;blog=11933693&amp;post=47&amp;subd=loveourasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>nah kali ini kita akan memperkenalkan festival-festival yang telah menjadi budaya di jepang. yang paling terkenal adalah<strong> Tanabata</strong> (<span style="font-family:'DejaVu Sans';">七夕 </span><span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bantuan:Bahasa_Jepang" target="_blank"><sup><span style="font-family:sans-serif, Arial;"><span style="font-size:x-small;"><strong>?</strong></span></span></sup></a></span></span>) atau <strong>Festival Bintang</strong> adalah salah satu perayaan yang berkaitan dengan musim di <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jepang" target="_blank">Jepang</a></span></span>, <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tiongkok" target="_blank">Tiongkok</a></span></span>, dan <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Korea" target="_blank">Korea</a></span></span>. Perayaan besar-besaran dilakukan di kota-kota di Jepang, termasuk di antaranya kota <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sendai" target="_blank">Sendai</a></span></span> dengan festival <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sendai_Tanabata&amp;action=edit&amp;redlink=1" target="_blank">Sendai Tanabata</a></span></span>. Di Tiongkok, perayaan ini disebut <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Qi_Xi&amp;action=edit&amp;redlink=1" target="_blank">Qi Xi</a></span></span>.</p>
<p>Tanggal festival Tanabata dulunya mengikuti <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kalender_lunisolar" target="_blank">kalender lunisolar</a></span></span> yang kira-kira sebulan lebih lambat daripada <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kalender_Gregorian" target="_blank">kalender Gregorian</a></span></span>. Sejak kalender Gregorian mulai digunakan di Jepang, perayaan Tanabata diadakan malam tanggal <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/7_Juli" target="_blank">7 Juli</a></span></span>, hari ke-7 bulan ke-7 kalender lunisolar, atau sebulan lebih lambat sekitar tanggal <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/8_Agustus" target="_blank">8 Agustus</a></span></span>.</p>
<p>Aksara <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kanji" target="_blank">kanji</a></span></span> yang digunakan untuk menulis Tanabata bisa dibaca sebagai <em>shichiseki</em> (<span style="font-family:'DejaVu Sans';">七夕 </span><span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bantuan:Bahasa_Jepang" target="_blank"><sup><span style="font-family:sans-serif, Arial;"><span style="font-size:x-small;"><strong>?</strong></span></span></sup></a></span></span>, malam ke-7). Di zaman dulu, perayaan ini juga ditulis dengan aksara kanji yang berbeda, tapi tetap dibaca Tanabata (<span style="font-family:'DejaVu Sans';">棚機 </span><span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bantuan:Bahasa_Jepang" target="_blank"><sup><span style="font-family:sans-serif, Arial;"><span style="font-size:x-small;"><strong>?</strong></span></span></sup></a></span></span>). Tradisi perayaan berasal dari Tiongkok yang diperkenalkan di Jepang pada <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Zaman_Nara" target="_blank">zaman Nara</a></span></span>.</p>
<p>di Jepang, Tanabata dirayakan pada 7 Juli, sedangkan sebagian upacara dilakukan di malam hari tanggal <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/6_Juli" target="_blank">6 Juli</a></span></span>. Di wilayah Jepang sebelah timur seperti <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hokkaido" target="_blank">Hokkaido</a></span></span> dan <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sendai" target="_blank">Sendai</a></span></span>, perayaan dilakukan sebulan lebih lambat sekitar 8 Agustus.</p>
<p>Legenda Tanabata di Jepang dan mengisahkan bintang <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Vega" target="_blank">Vega</a></span></span> yang merupakan bintang tercerah dalam <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Rasi_bintang_Lyra&amp;action=edit&amp;redlink=1" target="_blank">rasi bintang Lyra</a></span></span> sebagai Orihime (Shokujo), putri <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Raja_Langit&amp;action=edit&amp;redlink=1" target="_blank">Raja Langit</a></span></span> yang pandai menenun. Bintang <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Altair" target="_blank">Altair</a></span></span> yang berada di <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Rasi_bintang_Aquila&amp;action=edit&amp;redlink=1" target="_blank">rasi bintang Aquila</a></span></span> dikisahkan sebagai sebagai penggembala sapi bernama Hikoboshi (Kengyū). Hikoboshi rajin bekerja sehingga diizinkan Raja Langit untuk menikahi Orihime. Suami istri Hikoboshi dan Orihime hidup bahagia, tapi Orihime tidak lagi menenun dan Hikoboshi tidak lagi menggembala. Raja Langit sangat marah dan keduanya dipaksa berpisah. Orihime dan Hikoboshi tinggal dipisahkan sungai Amanogawa (galaksi <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bima_Sakti" target="_blank">Bima Sakti</a></span></span>) dan hanya diizinkan bertemu setahun sekali di malam hari ke-7 bulan ke-7. Kalau kebetulan hujan turun, sungai Amanogawa menjadi meluap dan Orihime tidak bisa menyeberangi sungai untuk bertemu suami. Sekawanan burung <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pica_pica&amp;action=edit&amp;redlink=1" target="_blank"><em>kasasagi</em></a></span></span> terbang menghampiri Hikoboshi dan Orihime yang sedang bersedih dan berbaris membentuk jembatan yang melintasi sungai Amanogawa supaya Hikoboshi dan Orihime bisa menyeberang dan bertemu.<br />
Literatur klasik tentang legenda Tanabata melahirkan berbagai macam variasi cerita rakyat di berbagai daerah di Tiongkok. Di beberapa tempat, variasi legenda Tanabata dijadikan naskah sandiwara dan diangkat sebagai naskah <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Opera_Tiongkok" target="_blank">Opera Tiongkok</a></span></span>. Di antara naskah-naskah yang terkenal seperti <em>Tian he pei</em> dipentaskan sebagai <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Opera_Beijing" target="_blank">Opera Beijing</a></span></span>. Kisahnya tentang penggembala sapi bernama Niulang yang mencuri pakaian salah seorang bidadari bernama Zhinu yang sedang mandi. Niulang menikah dengan Zhinu sampai pada akhirnya bidadari Zhinu harus kembali ke langit. Niulang mengejar Zhinu sampai naik ke langit, tapi ibu Zhinu yang bernama <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Xi_Wangmu&amp;action=edit&amp;redlink=1" target="_blank">Xi Wangmu</a></span></span> (dewi surga) memisahkan tempat tinggal Niulang dan Zhinu dengan sebuah sungai. Cerita ini mirip dengan cerita rakyat Jepang yang berjudul<span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hagoromo&amp;action=edit&amp;redlink=1" target="_blank">Hagoromo</a></span></span>.<br />
Bintang bernama Zhinu dan bintang bernama Niulang pertama kali disebut dalam kitab <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Shi_Jing" target="_blank"><em>Shi Jing</em></a></span></span> (kira-kira terbitan <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1000_SM" target="_blank">1000 SM</a></span></span>), tapi tidak secara pasti menunjuk ke bintang yang spesifik. Dalam kitab <em>Catatan Sejarah Agung</em> asal <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dinasti_Han_Barat" target="_blank">Dinasti Han Barat</a></span></span>, bintang Niulang menunjuk ke <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Rasi_bintang_Lembu&amp;action=edit&amp;redlink=1" target="_blank">rasi bintang Lembu</a></span></span> dan bintang Zhinu menunjuk ke <span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Rasi_bintang_Gendang_di_Sungai&amp;action=edit&amp;redlink=1" target="_blank">rasi bintang Kawatsusumi</a></span></span>. Sesuai dengan perkembangan legenda Tanabata, bintang Niulang (Hikoboshi) akhirnya menunjuk ke bintang Altair.</p>
<p><img src="http://jessicahallam.files.wordpress.com/2009/04/tanabata.jpg?w=570" alt="" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/loveourasia.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/loveourasia.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/loveourasia.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/loveourasia.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/loveourasia.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/loveourasia.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/loveourasia.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/loveourasia.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/loveourasia.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/loveourasia.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/loveourasia.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/loveourasia.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/loveourasia.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/loveourasia.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=loveourasia.wordpress.com&amp;blog=11933693&amp;post=47&amp;subd=loveourasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://loveourasia.wordpress.com/2010/02/19/tanabata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/87d780d1bda53625cb486abd97991737?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Akhito</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jessicahallam.files.wordpress.com/2009/04/tanabata.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>SEOUL</title>
		<link>http://loveourasia.wordpress.com/2010/02/17/seoul/</link>
		<comments>http://loveourasia.wordpress.com/2010/02/17/seoul/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2010 12:59:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhito</dc:creator>
				<category><![CDATA[Arsip Kelompok]]></category>
		<category><![CDATA[Korea]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://loveourasia.wordpress.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Tengok saja contoh beberapa kota di Asia dan Australia yang menarik. Untuk Asia, pilihan yang mungkin belum banyak dilirik adalah Korea, khususnya Seoul. Ibukota negara yang semalfin populer menjadi ternpat tujuan wisata ini menjadi etalase betapa bersemangatnya pemerintah Korea Selatan meningkatkah kualitas pariwisatanya. Seoul merupakan sebuah kota yang tak pernah sepi dari berbagai acara. Ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=loveourasia.wordpress.com&amp;blog=11933693&amp;post=41&amp;subd=loveourasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><br />
</strong></p>
<p>Tengok saja contoh beberapa kota di Asia dan Australia yang menarik. Untuk Asia, pilihan yang mungkin belum banyak dilirik adalah Korea, khususnya Seoul. Ibukota negara yang semalfin populer menjadi ternpat tujuan wisata ini menjadi etalase betapa bersemangatnya pemerintah Korea Selatan meningkatkah kualitas pariwisatanya.<br />
Seoul merupakan sebuah kota yang tak pernah sepi dari berbagai acara. Ada saja pertunjukan-pertunjukkan baik yang kelas lokal maupun internasional. Dikenal antara lain sebagai kota kebudayaan, Seoul memiliki berbagai festival yang terkenal, di antaranya festival kembang api, festival makanan, dan fes¬tival seni.<br />
Menyimak Seoul lebih dekat, pengunjung akan melihat pembauran antara budaya tradisional dan modern. Gedung-gedung modern yang menjulang tinggi, kecanggihan teknologi, industri film yang meluas, menyatu harmonis dengan bangunan istana kuno, kuil, dan benteng masa lampau.<br />
Salah satu wisata sejarah yang dapat Anda kunjungi di Seoul adalah istana Gyeongbokgung, yang dulunya merupakan tempat kaisar melakukan kegiatan-kegiatan penting pemerintahan. Di belakang istana ini, terdapat taman yang asri dengan susunan batu yang tradisional dan bunga yang indah. Berwisata ke istana kuno, selain untuk mengetahui sejarah dapat juga memanjakan mata dengan pemandangan yang indah.<br />
Selain itu, simbol wisata dari Seoul lainnya adalah Sungai Han. Sungai yang panjang ini tepinya ditata dengan apik untuk tujuan wisata. Area wisata Sungai Han meliputi tempat olahraga, areal bersepeda di sepanjang tepi sungai, dan taman keluarga. Tak ada sampan yang ber-serakan di sungai tersebut sehingga pemandangan yang ada sangat indah. Pengunjung juga bisa bermain air di sana, Ada pula jasa kapal ferry yang siap mengantar pengunjung menikmati tamasya sungai Han.<br />
Sebagai pilihan tempat untuk berbelanja, silakan berkunjung ke pasar Dongdaemun. Mulai dari pakaian hingga hewan peliharaan, semuanya tersedia di sini. Kawasan Dongdaemun merupakan tempat yang selalu ramai, karena ada beberapa toko yang membuka gerainya hingga 24 jam, atau ada pula yang baru membuka toko pada pukul 21.00 hingga pukul 01.00 waktu setempat. Walaupun merupakan pasar semi tradisional, namun pengunjung tidak perlu takut bau dan becek, karena kebersihan di tempat ini sangat terjaga.<br />
Selain itu, kamu juga bisa berbelanja di Namdaemun market, Pasar Namdaemun adalah pasar besar di <a href="http://translate.googleusercontent.com/translate_c?hl=id&amp;sl=en&amp;u=http://en.wikipedia.org/wiki/Seoul&amp;prev=/search%3Fq%3Dnamdaemun%2Bmarket%2Bseoul%26hl%3Did%26client%3Dfirefox-a%26rls%3Dorg.mozilla:en-US:official%26sa%3DG&amp;rurl=translate.google.co.id&amp;usg=ALkJrhiQdiXGkxIrFUnl3eCqi09JBjaLNg" target="_blank">Seoul,</a> <a href="http://translate.googleusercontent.com/translate_c?hl=id&amp;sl=en&amp;u=http://en.wikipedia.org/wiki/South_Korea&amp;prev=/search%3Fq%3Dnamdaemun%2Bmarket%2Bseoul%26hl%3Did%26client%3Dfirefox-a%26rls%3Dorg.mozilla:en-US:official%26sa%3DG&amp;rurl=translate.google.co.id&amp;usg=ALkJrhhmFwX7QPm8Q2aU9qqUQkyJhT1d-g" target="_blank">Korea Selatan.</a>.Pasar ini terletak di sebelah <a href="http://translate.googleusercontent.com/translate_c?hl=id&amp;sl=en&amp;u=http://en.wikipedia.org/wiki/Namdaemun&amp;prev=/search%3Fq%3Dnamdaemun%2Bmarket%2Bseoul%26hl%3Did%26client%3Dfirefox-a%26rls%3Dorg.mozilla:en-US:official%26sa%3DG&amp;rurl=translate.google.co.id&amp;usg=ALkJrhjVAG9-TePGn8Qia9V44Me3My1X2Q" target="_blank">Namdaemun,</a> yang berarti &#8220;Great South Gate,&#8221; dan merupakan gerbang selatan utama ke kota tua..Lokasi pasar dalam jarak 10 menit berjalan kaki dari <a href="http://translate.googleusercontent.com/translate_c?hl=id&amp;sl=en&amp;u=http://en.wikipedia.org/wiki/Seoul_station&amp;prev=/search%3Fq%3Dnamdaemun%2Bmarket%2Bseoul%26hl%3Did%26client%3Dfirefox-a%26rls%3Dorg.mozilla:en-US:official%26sa%3DG&amp;rurl=translate.google.co.id&amp;usg=ALkJrhgG7KUkBUoUn76ds5uwE6V1CdI4tQ" target="_blank">stasiun metropolitan Seoul</a> dan bahkan lebih dekat dengan kereta bawah tanah <a href="http://translate.googleusercontent.com/translate_c?hl=id&amp;sl=en&amp;u=http://en.wikipedia.org/wiki/Hoehyeon_Station&amp;prev=/search%3Fq%3Dnamdaemun%2Bmarket%2Bseoul%26hl%3Did%26client%3Dfirefox-a%26rls%3Dorg.mozilla:en-US:official%26sa%3DG&amp;rurl=translate.google.co.id&amp;usg=ALkJrhhJQch1E-5rhFTnpjlCRdr3i0bY5A" target="_blank">(Stasiun Hoehyeon,</a> <a href="http://translate.googleusercontent.com/translate_c?hl=id&amp;sl=en&amp;u=http://en.wikipedia.org/wiki/Seoul_Subway_Line_4&amp;prev=/search%3Fq%3Dnamdaemun%2Bmarket%2Bseoul%26hl%3Did%26client%3Dfirefox-a%26rls%3Dorg.mozilla:en-US:official%26sa%3DG&amp;rurl=translate.google.co.id&amp;usg=ALkJrhgJUn90QbCmQ4Jq6f_dpZqT3qKchQ" target="_blank">Jalur 4).</a><br />
Pasar Namdaemun adalah salah satu pasar berjalan tertua di Korea Selatan, dan merupakan pasar eceran terbesar di Seoul . Untuk menuju pasar, kita bisa menggunakan sepeda motor. Untuk menuju pasar juga dapat menggunakan  kereta bawah tanah atau bus.<br />
Sebagian besar toko di dalam  pasar, tetapi ada banyak toko yang berjajar di jalanan. Banyak pengecer membeli barang-barang, terutama pakaian, dengan harga grosir di Namdaemun. Para pengunjung namdaemun itu sendiri kebanyakan orang asing.<br />
Jangan lupa juga mengunjungi Menara Seoul. Pada masa kerajaan, menara ini digunakan sebagai pos pengamatan militer. Kini, Menara Seoul merupakan salah satu menara tertinggi di Korea Selatan. Dari puncak menara, pengunjung bisa melihat pemandangan seluruh Seoul.</p>
<p><a href="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/02/seoul_at_night_from_63_building.jpg"><img class="alignnone size-large wp-image-42" title="seoul_at_night_from_63_building" src="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/02/seoul_at_night_from_63_building.jpg?w=614&#038;h=461" alt="" width="614" height="461" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/loveourasia.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/loveourasia.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/loveourasia.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/loveourasia.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/loveourasia.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/loveourasia.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/loveourasia.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/loveourasia.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/loveourasia.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/loveourasia.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/loveourasia.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/loveourasia.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/loveourasia.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/loveourasia.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=loveourasia.wordpress.com&amp;blog=11933693&amp;post=41&amp;subd=loveourasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://loveourasia.wordpress.com/2010/02/17/seoul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/87d780d1bda53625cb486abd97991737?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Akhito</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://loveourasia.files.wordpress.com/2010/02/seoul_at_night_from_63_building.jpg?w=1024" medium="image">
			<media:title type="html">seoul_at_night_from_63_building</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Istana Hiroshima</title>
		<link>http://loveourasia.wordpress.com/2010/02/17/istana-hiroshima/</link>
		<comments>http://loveourasia.wordpress.com/2010/02/17/istana-hiroshima/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2010 12:51:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhito</dc:creator>
				<category><![CDATA[Arsip Kelompok]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://loveourasia.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Menara utama Istana Hiroshima dan parit dalam Hiroshima Castle (広島城 Hiroshima-jō?) atau sering disebut istana ikan Koi (鯉城 rijō?) adalah istana yang terletak di kota Hiroshima,Prefektur Hiroshima, Jepang. Pertama kali dibangun pada tahun 1589, Istana Hiroshima merupakan pusat kekuasaan daimyo wilayah han Hiroshima. Bom atom yang dijatuhkan di kota Hiroshima pada tanggal 6 Agustus 1945 menghancurkan seluruh bangunan istana. Istana yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=loveourasia.wordpress.com&amp;blog=11933693&amp;post=39&amp;subd=loveourasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 id="siteSub">Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas</h3>
<div>
<div><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:HiroshimaCastle.jpg"><img src="http://1.1.1.1/bmi/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/5/50/HiroshimaCastle.jpg/250px-HiroshimaCastle.jpg" alt="" width="250" height="371" /></a></p>
<div>
<div><a title="Perbesar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:HiroshimaCastle.jpg"><img src="http://1.1.1.3/bmi/bits.wikimedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
<p>Menara utama Istana Hiroshima dan parit dalam</p></div>
</div>
</div>
<p><strong>Hiroshima Castle (広島城 <em>Hiroshima-jō</em><sup><a title="Bantuan:Bahasa Jepang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bantuan:Bahasa_Jepang">?</a></sup>)</strong> atau sering disebut istana ikan <a title="Koi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Koi">Koi</a> (鯉城 <em>rijō</em><sup><a title="Bantuan:Bahasa Jepang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bantuan:Bahasa_Jepang">?</a></sup>) adalah <a title="Istana Jepang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Istana_Jepang">istana</a> yang terletak di kota <a title="Hiroshima, Hiroshima" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hiroshima,_Hiroshima">Hiroshima</a>,<a title="Prefektur Hiroshima" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Prefektur_Hiroshima">Prefektur Hiroshima</a>, <a title="Jepang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jepang">Jepang</a>.</p>
<p>Pertama kali dibangun pada tahun <a title="1589" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1589">1589</a>, Istana Hiroshima merupakan pusat kekuasaan <a title="Daimyo" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Daimyo">daimyo</a> wilayah <a title="Han (Jepang) (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Han_(Jepang)&amp;action=edit&amp;redlink=1">han</a> <a title="Hiroshima" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hiroshima">Hiroshima</a>. Bom atom yang dijatuhkan di kota Hiroshima pada tanggal <a title="6 Agustus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/6_Agustus">6 Agustus</a> <a title="1945" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1945">1945</a> menghancurkan seluruh bangunan istana. Istana yang ada sekarang merupakan replika yang dibangun pada tahun <a title="1958" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1958">1958</a> dan berfungsi sebagai museum sejarah Hiroshima periode sebelum <a title="Perang Dunia II" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Dunia_II">Perang Dunia II</a>.</p>
<p>Menara utama yang berwarna hitam seperti <a title="Warna" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Warna">warna</a> ikan <a title="Koi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Koi">koi</a> atau parit di sekeliling istana yang banyak terdapat ikan koi menjadi alasan Istana Hiroshima dikenal sebagai istana ikan <a title="Koi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Koi">koi</a>.</p>
<p>Tim <a title="Bisbol" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bisbol">bisbol</a> kebanggaan Hiroshima bernama <a title="Hiroshima Toyo Carp (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hiroshima_Toyo_Carp&amp;action=edit&amp;redlink=1">Hiroshima Tōyō Carp</a> karena Carp dalam <a title="Bahasa Inggris" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Inggris">bahasa Inggris</a> berarti ikan Koi .</p>
<h2><span style="font-weight:normal;font-size:13px;">Istana Hiroshima dibangun di atas tanah delta yang lembek, distribusi bobot tembok batu yang harus merata memerlukan teknik khusus. Bangunan istana yang asli dibangun dari kayu dan selesai sekitar tahun <a title="1592" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1592">1592</a> atau tahun <a title="1599" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1599">1599</a>.</span></h2>
<h2><span style="font-weight:normal;font-size:13px;"> </span>Konstruksi</h2>
<p>Lantai atas tembok batu bangunan Honmaru yang terdiri dari dua tingkat menjadi runtuh akibat perbaikan yang dilakukan oleh <a title="Fukushima Masanori (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fukushima_Masanori&amp;action=edit&amp;redlink=1">Fukushima Masanori</a>. Hasil perbaikan yang gagal oleh Fukushima Masanori masih bisa dilihat sekarang ini.</p>
<h2></h2>
<h2>Sejarah</h2>
<h3>Zaman Sengoku</h3>
<p>Pembangunan istana dimulai pada tahun <a title="1589" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1589">1589</a> oleh pemimpin <a title="Klan Mōri (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Klan_M%C5%8Dri&amp;action=edit&amp;redlink=1">klan Mōri</a> yang bernama <a title="Mori Terumoto" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mori_Terumoto">Mōri Terumoto</a>. Istana dibangun di lokasi yang bernama Gokamura di delta sungai Ōta. Lokasi istana dianggap strategis karena sungai dapat dijadikan sebagai sarana <a title="Transportasi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Transportasi">transportasi</a>.</p>
<p><a title="Istana Yoshidakoriyama (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Istana_Yoshidakoriyama&amp;action=edit&amp;redlink=1">Istana Yoshidakōriyama</a> di kota <a title="Akitakata" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Akitakata">Akitakata</a> yang pernah menjadi pusat kekuasaan <a title="Klan Mōri (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Klan_M%C5%8Dri&amp;action=edit&amp;redlink=1">klan Mōri</a> merupakan istana di atas gunung (<em>yamajiro</em>) dengan pertahanan yang tidak dapat ditembus walaupun berkali-kali pernah diserang musuh. Di <a title="Zaman Sengoku" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Zaman_Sengoku">zaman Sengoku</a> yang diwarnai perang perebutan wilayah, Istana Yoshidakōriyama terletak di lokasi yang strategis bagi klan Mōri karena letaknya di tengah-tengah daerah <a title="San-in (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=San-in&amp;action=edit&amp;redlink=1">San-in</a> dan <a title="Sanyo" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sanyo">Sanyō</a>.</p>
<p>Keadaan politik dalam negeri Jepang menjadi stabil di tahun terakhir era <a title="Tensho (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tensho&amp;action=edit&amp;redlink=1">Tenshō</a> dan klan Mōri telah menjadi penguasa (<em>taishu</em>) 9 provinsi di wilayah <a title="Chugoku" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Chugoku">Chugoku</a> senilai 1.200.000 <a title="Koku" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Koku">koku</a>, tapi pekerjaan mengurus pemerintahan mulai berkurang. Istana Yoshidakōriyama berada di gunung di lokasi terpencil yang tidak cocok sebagai pusat perdagangan sehingga klan Mōri berniat untuk pindah. Klan Mōri memilih lokasi <a title="Dataran rendah (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dataran_rendah&amp;action=edit&amp;redlink=1">dataran rendah</a> di pinggir laut untuk membangun <a title="Kota istana (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kota_istana&amp;action=edit&amp;redlink=1">kota istana</a> sebagai pusat <a title="Transportasi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Transportasi">transportasi</a> di <a title="Laut Pedalaman Seto" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Laut_Pedalaman_Seto">Laut Pedalaman Seto</a> yang merupakan jalur perdagangan. Pendapat lain mengatakan rencana pembangunan istana di dataran rendah sudah dipikirkan oleh kakek <a title="Mori Terumoto" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mori_Terumoto">Mōri Terumoto</a> yang bernama <a title="Mori Motonari (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mori_Motonari&amp;action=edit&amp;redlink=1">Mōri Motonari</a>.</p>
<p>Pembangunan istana merupakan proyek besar dengan tahap pertama berupa pengurukan busung pasir di sungai dan pengerukan bagian tanah yang berair untuk membuat parit. Konstruksi istana menggunakan model istana abad pertengahan dengan mencontoh <a title="Istana Osaka" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Istana_Osaka">Istana Osaka</a>. Susunan bangunan mengikuti model rumah kediaman resmi <a title="Toyotomi Hideyoshi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Toyotomi_Hideyoshi">Toyotomi Hideyoshi</a> di<a title="Kyoto" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kyoto">Kyoto</a> yang bernama Jurakudai.</p>
<p>Ketika istana dibangun, Toyotomi Hideyoshi sedang melancarkan perang penaklukan <a title="Korea" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Korea">Joseon</a> yang disebut <a title="Perang Tujuh Tahun" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Tujuh_Tahun">Perang Tujuh Tahun</a>. Toyotomi Hideyoshi ingin menjadikan Istana Hiroshima sebagai garis belakang invasi ke Joseon dan membantu dalam soal teknik pembangunan istana. Penasehat pribadi Hideyoshi yang bernama <a title="Kuroda Yoshitaka (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kuroda_Yoshitaka&amp;action=edit&amp;redlink=1">Kuroda Josui</a> diutus untuk membantu pembangunan istana. Ada cerita yang mengatakan Hideyoshi sendiri datang menginap di Hiroshima untuk mengawasi pembangunan istana. Dua menara kecil kabarnya dibangun di sebelah selatan dan timur menara utama.</p>
<p>Pembangunan istana berhasil diselesaikan pada tahun <a title="1599" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1599">1599</a>. Sewaktu baru saja selesai, kemegahan istana kabarnya bisa menjadi saingan <a title="Istana Osaka" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Istana_Osaka">Istana Osaka</a>, tapi sayangnya bentuk bangunan sebelum dirombak oleh <a title="Fukushima Masanori (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fukushima_Masanori&amp;action=edit&amp;redlink=1">Fukushima Masanori</a> tidak diketahui secara pasti.</p>
<h3>Zaman Edo</h3>
<div>
<div><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Hiroshima_castle_before_bomb.jpg"><img src="http://1.1.1.3/bmi/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/c/c7/Hiroshima_castle_before_bomb.jpg/200px-Hiroshima_castle_before_bomb.jpg" alt="" width="200" height="258" /></a></p>
<div>
<div><a title="Perbesar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Hiroshima_castle_before_bomb.jpg"><img src="http://1.1.1.3/bmi/bits.wikimedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
<p>Istana Hiroshima beberapa tahun sebelum hancur akibat bom atom</p></div>
</div>
</div>
<p>Istana Hiroshima pindah tangan ke <a title="Fukushima Masanori (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fukushima_Masanori&amp;action=edit&amp;redlink=1">Fukushima Masanori</a> setelah wilayah kekuasaan klan Mōri dirampas oleh <a title="Tokugawa Ieyasu" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tokugawa_Ieyasu">Tokugawa Ieyasu</a> akibat kalah dalam<a title="Pertempuran Sekigahara" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pertempuran_Sekigahara">Pertempuran Sekigahara</a>. Klan Mōri dipindahkan ke dua provinsi Bōchō (provinsi <a title="Suo" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suo">Suō</a> dan <a title="Nagato" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nagato">Nagato</a>) (wilayah han Chōshū).</p>
<p>Pada tahun <a title="1619" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1619">1619</a>, Fukushima Masanori menerima hukuman pemecatan karena melakukan perbaikan istana yang rusak akibat banjir tanpa seizin<a title="Keshogunan Tokugawa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Keshogunan_Tokugawa">Keshogunan Tokugawa</a>. Fukushima Masanori dipindahkan ke Kawanakajima di provinsi <a title="Shinano" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Shinano">Shinano</a> dan <a title="Asano Nagaakira (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asano_Nagaakira&amp;action=edit&amp;redlink=1">Asano Nagaakira</a> dari provinsi <a title="Kii" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kii">Kii</a> <a title="Wakayama" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wakayama">Wakayama</a>ditunjuk sebagai penguasa istana yang baru. Dimulai dari Asano Nagaakira, klan Asano menjadi penguasa Hiroshima selama 12 generasi atau sekitar 250 tahun. Penguasa wilayah <a title="Han (Jepang) (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Han_(Jepang)&amp;action=edit&amp;redlink=1">han</a> <a title="Ako" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ako">Akō</a> bernama <a title="Asano Naganori (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asano_Naganori&amp;action=edit&amp;redlink=1">Asano Takumi no kami</a> yang menjadi latar belakang peristiwa <a title="Empat puluh tujuh Ronin" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Empat_puluh_tujuh_Ronin">Chūshingura</a> merupakan percabangan dari klan Asano.</p>
<p>Istana Hiroshima dulunya merupakan istana yang sangat luas di masa pemerintahan <a title="Han (Jepang) (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Han_(Jepang)&amp;action=edit&amp;redlink=1">han</a> Hiroshima. Parit dalam, parit tengah dan parit luar berada dalam radius 1 kilometer dari bangunan istana. Istana yang terlihat sekarang ini luasnya sudah sangat berkurang setelah parit luar diuruk pada tahun 1911 dan parit tengah teruruk dengan puing-puing bangunan setelah ledakan bom atom.</p>
<p>Di dalam kota Hiroshima sekarang ini masih bisa ditemui nama tempat dengan akhiran <em>hori</em> (堀 <sup><a title="Bantuan:Bahasa Jepang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bantuan:Bahasa_Jepang">?</a></sup>, parit) seperti Hatchōbori dan Yagenbori. Hatchōbori terletak sekitar <em>hachi</em> (八 <sup><a title="Bantuan:Bahasa Jepang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bantuan:Bahasa_Jepang">?</a></sup>, delapan) chō (sekitar 880 meter) di bagian timur parit luar. <a title="Taman Jepang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Taman_Jepang">Taman Jepang</a> bernama <a title="Shukkeien (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Shukkeien&amp;action=edit&amp;redlink=1">Shukkeien</a> yang terletak disebelah timur Istana Hiroshima, dulunya masih berada di dalam lingkungan istana.</p>
<p>Bagian selatan parit luar sekarang menjadi jalan raya Aioi-dōri yang membujur dari timur ke barat. Persimpangan Kamiya-chō nishi (depan <a title="Sogo (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sogo&amp;action=edit&amp;redlink=1">Sogō</a>Hiroshima) dulunya merupakan lokasi pintu gerbang utama istana. Jalan raya Shirokita-dōri dulunya merupakan ujung sebelah utara istana. Air untuk mengaliri parit luar diambil dari sungai Hongawa (sungai Kyū-ōtagawa) dekat jembatan Misasabashi.</p>
<dl>
<dt>Daftar daimyō penguasa Istana Hiroshima</dt>
</dl>
<ol>
<li><a title="Mori Terumoto" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mori_Terumoto">Mori Terumoto</a> (<a title="1591" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1591">1591</a>-<a title="1600" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1600">1600</a>)*menerima 1.120.000 <a title="Koku" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Koku">koku</a></li>
<li><a title="Fukushima Masanori (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fukushima_Masanori&amp;action=edit&amp;redlink=1">Fukushima Masanori</a> (<a title="1600" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1600">1600</a>-<a title="1619" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1619">1619</a>), menerima 498.223 koku</li>
<li><a title="Asano Nagaakira (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asano_Nagaakira&amp;action=edit&amp;redlink=1">Asano Nagaakira</a> (<a title="1619" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1619">1619</a>-<a title="1632" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1632">1632</a>), menerima 426.500 koku**</li>
<li><a title="Asano Mitsuakira (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asano_Mitsuakira&amp;action=edit&amp;redlink=1">Asano Mitsuakira</a> (<a title="1632" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1632">1632</a>-<a title="1672" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1672">1672</a>)</li>
<li><a title="Asano Tsunaakira (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asano_Tsunaakira&amp;action=edit&amp;redlink=1">Asano Tsunaakira</a> (<a title="1672" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1672">1672</a>-<a title="1673" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1673">1673</a>)</li>
<li><a title="Asano Tsunanaga (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asano_Tsunanaga&amp;action=edit&amp;redlink=1">Asano Tsunanaga</a> (<a title="1673" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1673">1673</a>-<a title="1708" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1708">1708</a>)</li>
<li><a title="Asano Yoshinaga (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asano_Yoshinaga&amp;action=edit&amp;redlink=1">Asano Yoshinaga</a> (<a title="1708" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1708">1708</a>-<a title="1752" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1752">1752</a>)</li>
<li><a title="Asano Munetsune (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asano_Munetsune&amp;action=edit&amp;redlink=1">Asano Munetsune</a> (<a title="1752" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1752">1752</a>-<a title="1763" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1763">1763</a>)</li>
<li><a title="Asano Shigeakira (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asano_Shigeakira&amp;action=edit&amp;redlink=1">Asano Shigeakira</a> (<a title="1763" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1763">1763</a>-<a title="1799" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1799">1799</a>)</li>
<li><a title="Asano Narikata (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asano_Narikata&amp;action=edit&amp;redlink=1">Asano Narikata</a> (<a title="1799" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1799">1799</a>-<a title="1830" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1830">1830</a>)</li>
<li><a title="Asano Naritaka (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asano_Naritaka&amp;action=edit&amp;redlink=1">Asano Naritaka</a> (<a title="1831" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1831">1831</a>-<a title="1858" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1858">1858</a>)</li>
<li><a title="Asano Yoshiteru (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asano_Yoshiteru&amp;action=edit&amp;redlink=1">Asano Yoshiteru</a> (<a title="1858" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1858">1858</a>-<a title="1858" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1858">1858</a>)</li>
<li><a title="Asano Nagamichi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asano_Nagamichi&amp;action=edit&amp;redlink=1">Asano Nagamichi</a> (<a title="1858" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1858">1858</a>-<a title="1869" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1869">1869</a>)</li>
<li><a title="Asano Nagakoto (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asano_Nagakoto&amp;action=edit&amp;redlink=1">Asano Nagakoto</a> (<a title="1869" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1869">1869</a>-<a title="1869" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1869">1869</a>)</li>
</ol>
<p>*Tahun didalam tanda kurung adalah tahun berkuasa di Istana Hiroshima dan bukan tahun masa hidup<br />
**Daimyo setelah Asano Nagaakira semuanya menerima 426.500 koku</p>
<h3>Zaman Meiji hingga berakhirnya Perang Dunia II</h3>
<p>Pada tahun <a title="1871" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1871">1871</a>, Garnisun Kyushū yang merupakan satu dari enam <a title="Garnisun (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Garnisun&amp;action=edit&amp;redlink=1">garnisun</a> yang dibentuk militer Jepang ditempatkan di dalam istana. Peran Hiroshima semakin penting sebagai kota militer setelah Garnisun Kyushū ditingkatkan menjadi Garnisun Hiroshima di tahun <a title="1873" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1873">1873</a>. Fasilitas militer seperti resimen ke-11 pasukan infantri dan sekolah taruna angkatan darat Hiroshima juga berada di dalam lingkungan istana.</p>
<p>Di masa <a title="Peperangan Jiawu" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Peperangan_Jiawu">Peperangan Jiawu</a>, markas besar angkatan perang kekaisaran Jepang (Daihonei) pindah untuk sementara ke dalam lingkungan istana karena letak <a title="Tokyo" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tokyo">Tokyo</a> yang terlalu jauh dari medan pertempuran. Dari tanggal <a title="15 September" href="http://id.wikipedia.org/wiki/15_September">15 September</a> <a title="1894" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1894">1894</a> hingga <a title="27 April" href="http://id.wikipedia.org/wiki/27_April">27 April</a> <a title="1895" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1895">1895</a>, <a title="Kaisar Meiji" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kaisar_Meiji">Kaisar Meiji</a> tinggal untuk sementara di Hiroshima. Parlemen kekaisaran Jepang juga pindah untuk sementara ke dalam lingkungan istana. Sampai berakhirnya Peperangan Jiawu, Hiroshima sebenarnya sempat menjadi <a title="Ibu kota" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ibu_kota">ibu kota</a> Jepang walaupun hanya beberapa bulan.</p>
<p>Di dalam lingkungan istana masih bisa dilihat situs bersejarah bekas markas besar angkatan perang kekaisaran Jepang. Letak Hiroshima dianggap strategis untuk relokasi markas komando karena jalur kereta api Sanyō sudah sampai ke Hiroshima pada bulan Juni <a title="1894" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1894">1894</a> dan kapal perang ukuran besar dapat merapat di pelabuhan Ujina (sekarang <a title="Pelabuhan Hiroshima (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pelabuhan_Hiroshima&amp;action=edit&amp;redlink=1">Pelabuhan Hiroshima</a>).</p>
<p>Pada tahun <a title="1931" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1931">1931</a>, menara utama istana ditetapkan pemerintah sebagai <a title="Pusaka nasional Jepang (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pusaka_nasional_Jepang&amp;action=edit&amp;redlink=1">pusaka nasional Jepang</a>. Pada tanggal <a title="6 Agustus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/6_Agustus">6 Agustus</a> <a title="1945" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1945">1945</a> pukul 08:15 pagi, bangunan istana terbakar habis akibat bom atom. Sisa-sisa bangunan istana tidak dapat dikenali, walaupun ada kesaksian yang mengatakan bahan bangunan dari istana dipakai oleh warga kota yang mengalami kesulitan hidup. Lokasi istana ditetapkan sebagai situs bersejarah pada tanggal <a title="31 Maret" href="http://id.wikipedia.org/wiki/31_Maret">31 Maret</a> <a title="1953" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1953">1953</a>.</p>
<h2></h2>
<h2>Bangunan yang ada sekarang</h2>
<div>
<div><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:HiroshimaCastle7234.jpg"><img src="http://1.1.1.4/bmi/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/66/HiroshimaCastle7234.jpg/240px-HiroshimaCastle7234.jpg" alt="" width="240" height="160" /></a></p>
<div>
<div><a title="Perbesar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:HiroshimaCastle7234.jpg"><img src="http://1.1.1.3/bmi/bits.wikimedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
<p>Ninomaru</p></div>
</div>
</div>
<div>
<div><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Gate_of_Hiroshima_castle.jpg"><img src="http://1.1.1.3/bmi/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/d8/Gate_of_Hiroshima_castle.jpg/240px-Gate_of_Hiroshima_castle.jpg" alt="" width="240" height="180" /></a></p>
<div>
<div><a title="Perbesar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Gate_of_Hiroshima_castle.jpg"><img src="http://1.1.1.3/bmi/bits.wikimedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
<p>pintu gerbang Omotegomon</p></div>
</div>
</div>
<p>Di dalam lingkungan Istana Hiroshima hanya terdapat beberapa bangunan:</p>
<ul>
<li>Menara utama</li>
</ul>
<dl>
<dd>Replika menara utama terbuat beton yang meniru tampak luar bangunan menara utama yang asli. Menara dibangun sehubungan dengan penyelenggaraan pameran pemulihan kota Hiroshima di tahun <a title="1958" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1958">1958</a>. Bangunan terdiri dari 5 lantai dengan ketinggian 26,6 meter diatas batu fondasi yang berketinggian 12,4 meter di atas permukaan tanah.</dd>
</dl>
<ul>
<li>Menara pengawas (Ninomaru Hirayagura, Tamon yagura, Taiko yagura) dan pintu gerbang Omotegomon</li>
</ul>
<dl>
<dd>Semuanya merupakan replika bangunan dari kayu yang selesai dibangun pada tahun <a title="1994" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1994">1994</a>.</dd>
</dl>
<ul>
<li>Kuil <a title="Hiroshima Gokokujinja (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hiroshima_Gokokujinja&amp;action=edit&amp;redlink=1">Hiroshima Gokokujinja</a></li>
</ul>
<dl>
<dd>Kuil Shinto yang menempati bekas Honmaru dan banyak dikunjungi orang yang melakukan <a title="Hatsumode" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hatsumode">Hatsumode</a> di awal tahun baru.</dd>
</dl>
<ul>
<li>Bangunan lain: stasiun televisi <a title="Chūgoku Hōsō (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ch%C5%ABgoku_H%C5%8Ds%C5%8D&amp;action=edit&amp;redlink=1">Chūgoku Hōsō</a> (RCC) yang merupakan bagian jaringan televisi <a title="TBS" href="http://id.wikipedia.org/wiki/TBS">TBS</a>, patung <a title="Ikeda Hayato (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ikeda_Hayato&amp;action=edit&amp;redlink=1">Ikeda Hayato</a> (politisi kelahiran Hiroshima di zaman Meiji), lapangan <a title="Bola voli" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bola_voli">bola voli</a> dan <a title="Air mancur" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Air_mancur">air mancur</a>.</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/loveourasia.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/loveourasia.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/loveourasia.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/loveourasia.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/loveourasia.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/loveourasia.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/loveourasia.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/loveourasia.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/loveourasia.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/loveourasia.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/loveourasia.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/loveourasia.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/loveourasia.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/loveourasia.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=loveourasia.wordpress.com&amp;blog=11933693&amp;post=39&amp;subd=loveourasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://loveourasia.wordpress.com/2010/02/17/istana-hiroshima/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/87d780d1bda53625cb486abd97991737?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Akhito</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://1.1.1.1/bmi/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/5/50/HiroshimaCastle.jpg/250px-HiroshimaCastle.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://1.1.1.3/bmi/bits.wikimedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://1.1.1.3/bmi/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/c/c7/Hiroshima_castle_before_bomb.jpg/200px-Hiroshima_castle_before_bomb.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://1.1.1.3/bmi/bits.wikimedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://1.1.1.4/bmi/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/66/HiroshimaCastle7234.jpg/240px-HiroshimaCastle7234.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://1.1.1.3/bmi/bits.wikimedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://1.1.1.3/bmi/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/d8/Gate_of_Hiroshima_castle.jpg/240px-Gate_of_Hiroshima_castle.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://1.1.1.3/bmi/bits.wikimedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Love Our Asia!!</title>
		<link>http://loveourasia.wordpress.com/2010/02/09/love-our-asia/</link>
		<comments>http://loveourasia.wordpress.com/2010/02/09/love-our-asia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 09:21:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Arsip Kelompok]]></category>
		<category><![CDATA[Arsip]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://loveourasia.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Assalamualaikum.. Kami dari sekelompok siswa di SMAN 99, XI IPA 3 mau berbagi sedikit informasi dari berbagai sumber tentang beberapa negara di Asia. Yang akan kami bahas di blog ini adalah Indonesia, Thailand, Korea, dan Jepang. Kenapa Asia?? Kami sebenernya menyukai artis artis dari Asia yang terkadang kita anggep lebih keren daripada artis dari benua [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=loveourasia.wordpress.com&amp;blog=11933693&amp;post=10&amp;subd=loveourasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum..<br />
Kami dari sekelompok siswa di <strong>SMAN 99, XI IPA 3</strong> mau berbagi sedikit informasi dari berbagai sumber tentang beberapa negara di Asia. Yang akan kami bahas di blog ini adalah <strong>Indonesia, Thailand, Korea, dan Jepang.</strong></p>
<p>Kenapa Asia??<br />
Kami sebenernya <del datetime="2010-02-09T09:00:54+00:00">menyukai artis artis dari Asia yang terkadang kita anggep lebih keren daripada artis dari benua lain</del> mencintai budaya Asia. Kalo dipikir pikir, Asia adalah benua yang punya banyaaaaaaaaaak keragaman budaya yang unik dan asik untuk dibahas. Saking banyaknya, kita sampe nggak mungkin untuk membahas semua negara asia disini. Dan cuma beberapa negara doang yang kita bahas. Yaitu, Indonesia, Thailand, Korea, dan Jepang.</p>
<p>Kenapa <strong>Indonesia</strong>??<br />
Pake ditanya lagi, jelas aja karena kami adalah orang Indonesia, dan kita harus mencintai budaya sendiri. Pada page Tentang Indonesia nanti, bakal ada sedikit budaya yang kita bahas. Selain itu ada juga entertainment Indonesia yang kita bahas. Untuk ke page tersebut, klik link yang ada di pojok bawah page ini.</p>
<p>Kenapa <strong>Thailand</strong>??<br />
Karena Thailand itu keren! Budayanya kita rasa unik dan gimanaaa gitu~ keren lah pokoknya. Sama kayak Indonesia tadi diatas, kita bakalan ngebahas budaya dan entertainmentnya. Untuk ke page tersebut, klik link yang ada di pojok bawah page ini.</p>
<p>Kenapa <strong>Korea</strong>??<br />
Beberapa dari kami cintaaaaaaaaaaaaaaaaa banget sama artis dari sono. Mau yang namanya Lee Minho yang jadi JunPyo di BBF, Kyuhyun manusia super ganteng dari Super Junior, Onew kaptennya SHINee, sampe Micky Yoochun si komposer serba <del datetime="2010-02-09T09:00:54+00:00">guna</del> bisa. Well~ selain itu beberapa dari kami juga kagum sama SEOUL, dari video clipnya Super Junior feat. SNSD :SEOUL SONG. haha~ kita bahas budaya dan entertainment korea di page Tentang Korea.</p>
<p>Kenapa <strong>Jepang</strong>??<br />
Karena kami suka anime, komik, dan lain lain yang berhubungan dengan Jepang. kita bahas budaya dan entertainment korea di page Tentang Jepang.</p>
<p>Waalaikumsalam~</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/loveourasia.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/loveourasia.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/loveourasia.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/loveourasia.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/loveourasia.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/loveourasia.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/loveourasia.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/loveourasia.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/loveourasia.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/loveourasia.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/loveourasia.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/loveourasia.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/loveourasia.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/loveourasia.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=loveourasia.wordpress.com&amp;blog=11933693&amp;post=10&amp;subd=loveourasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://loveourasia.wordpress.com/2010/02/09/love-our-asia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b104980bfea1533f57ab7ed78a2960dc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Asian</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
